Lagu film "Phantom Thread" muncul jadi musik latar dokumenter Melania

2 weeks ago 10

Washington (ANTARA) - Lagu instrumental berjudul "Barbara Rose" karya gitaris Radiohead Jonny Greenwood muncul sebagai musik latar dalam film dokumenter berjudul "Melania" yang dirilis melalui Amazon MGM Studios pada 2026.

Lagu tersebut awalnya diproduksi melalui label musik Universal sebagai musik latar film drama romantis AS yang disutradarai Paul Thomas Anderson, "Phantom Thread" (2017).

Perwakilan hukum Jonny Greenwood dan Paul Thomas Anderson mengklaim pihak label musik gagal berkonsultasi dengan Jonny mengenai penggunaan lagu itu oleh pihak ketiga (judul film selain "Phantom Thread") demi tidak melanggar perjanjian yang disepakati para pihak, demikian pernyataan yang diperoleh Variety, dilansir dari Independent, Selasa.

Akibatnya, keduanya meminta agar bagian musik dari "Phantom Thread" (2017) yang telah digunakan di dokumenter tersebut dihapus.

Amazon MGM Studios dan Universal belum memberikan komentar maupun pernyataan klarifikasi saat dihubungi.

Baca juga: Dokumenter Melania Trump dapat ulasan negatif saat tayang perdana

Dalam laporan wawancara media lokal AS dengan produser dan penasihat senior eksklusif untuk film dokumenter Melania (2026), Marc Beckman yang dilansir dari The Daily Beast, Selasa, mengaku sudah mengikuti protokol perizinan resmi untuk penggunaan setiap lagu dan musik dalam film dokumenter tersebut.

Beckman mengaku masih menyimpan dokumen perjanjian para pihak yang sah secara hukum dan telah ditandatangani sepenuhnya untuk menggunakan setiap lagu dalam film Melania, serta tim produksi telah memberikan hak finansial kepada semua pemilik musik tersebut.

“Kami telah melakukan semuanya dengan benar. Kami mengikuti protokol, kami menghormati para seniman, kami telah memberikan kompensasi kepada semua orang atas musik mereka,” ujar Beckman.

Film "Melania" garapan sutradara Brett Ratner ini tetap menggunakan lagu "Barbara Rose" dalam film yang ditayangkan di bioskop Amerika Utara, dengan meraup pendapatan sebesar 2,37 juta dolar pada akhir pekan kedua penayangannya, menurut perkiraan yang dibagikan pada Minggu (8/2) oleh Amazon MGM Studios.

Beckman menyampaikan film itu secara kumulatif telah mengumpulkan pendapatan lebih dari 13 juta dolar AS hingga akhir pekan kedua di bulan Februari (Super Bowl weekend) sejak dirilis di bioskop Amerika Serikat pada 30 Januari 2026.

"Kami berhasil meraih pendapatan lebih dari 13 juta dolar dan mencapai target penjualan yang diprediksi untuk 'Super Bowl weekend' hampir persis seperti yang kami perkirakan," kata Beckman.

Adapun biaya produksi, dilansir laporan Independent, Amazon MGM membeli hak film itu dari perusahaan produksi film milik Melania Trump sendiri, Muse Films, seharga 40 juta dolar AS. Amazon juga dilaporkan menghabiskan tambahan sedalam 35 juta dolar AS untuk memasarkan film tersebut.

Baca juga: Radiohead bersiap tur Inggris dan Eropa pada November

Baca juga: Netflix siapkan livestream dan film dokumenter konser comeback BTS

Baca juga: Dua petinggi BBC mundur terkait penyuntingan film dokumenter Trump

Penerjemah: Abdu Faisal
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |