Kodam I/BB selesaikan jembatan Armco titik IV di Tapanuli Utara

2 weeks ago 6
...Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas perekonomian warga

Medan (ANTARA) - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menyelesaikan pembangunan jembatan Armco titik IV di Sungai Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

"Dengan rampungnya pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud komitmen TNI AD melalui Satgas Gulbencal Kodam I/BB dalam membantu pemulihan infrastruktur pasca-bencana," ujar Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Selasa.

Asrul mengatakan pembangunan jembatan tersebut kini telah selesai dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Lebih lanjut, ia mengatakan mobilitas masyarakat di wilayah sekitar kembali berjalan normal dan aman karena akses semakin dekat.

Baca juga: Pemkab: Huntara mandiri di Nagan Raya akan dibayar Rp20 juta oleh BNPB

"Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas perekonomian warga,” ucapnya.

Kapendam mengatakan jembatan itu dikerjakan oleh personel Satgas Gulbencal Kodam I/BB yang terdiri dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Yon TP 908/Gajah Dompak, Zidam I/BB, serta Yonzipur 11/Wira Bhakti Samudra yang bekerja secara terpadu dan terkoordinasi di lapangan.

"Adapun tahapan pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengecoran pondasi jembatan, melansir material jembatan Armco, perakitan papan mal dan pengecoran slop jembatan," ucapnya.

Kemudian dilakukan pekerjaan lanjutan berupa pengacian, penimbunan, pemadatan, dan pengecatan sebagai bagian dari penyempurnaan konstruksi.

Asrul mengatakan untuk mendukung pekerjaan tersebut, satu unit alat berat berupa ekskavator long arm Zeni AD dioperasikan guna melaksanakan penimbunan.

"Selain itu, personel di lapangan juga menggunakan berbagai alat kerja manual di antaranya cangkul, sekop, angkong, linggis sehingga seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan optimal," tuturnya.

Baca juga: TNI renovasi sekolah terdampak bencana di Aceh Tamiang

Baca juga: PLN: Pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana hanya tinggal 13 desa

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |