Killing Me Inside Re:union rilis lagu "Senyawa dan Candu"

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Grup musik Killing Me Inside Re:union merilis lagu baru berjudul "Senyawa dan Candu", yang tersedia di platform-platform musik digital mulai 13 Februari 2026.

Musisi Onadio Leonardo menulis lagu itu saat menjalani pemulihan di tempat rehabilitasi setelah terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

"Saat rehab, gue enggak tahu mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi," kata Onad dalam siaran pers grup di Jakarta pada Jumat.

"Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal," katanya.

Personel Killing Me Inside Re:union yang lain menyambut positif lagu tersebut.

"Mereka langsung terima, katanya 'Ini lo banget sih'," kata Onad.

"Akhirnya kayak 'ya udah ini pas banget sih' mereka bilang: 'personal, momennya lagi dapat, lo baru cabut dari rehab, let’s go'," ia menambahkan.

Baca juga: Pertimbangan polisi tetapkan masa rehabilitasi tiga bulan bagi Onad

Anggota grup yang lain, Sansan (vokalis) dan Raka (gitaris), kemudian membantu penggarapan musik "Senyawa dan Candu." ​​​​​​​Rudye, eks-personel Killing Me Inside, juga turut membantu.

"Setelah bertahun-tahun tidak membuat lagu dengan Bahasa Indonesia, akhirnya kejadian juga waktu kami mau rebranding. Kayak waktu itu dari era 'The Tormented' ke 'Biarlah'... dan kayaknya itu deh yang kami suka," kata Onad.​​​​​​​

Killing Me Inside Re:union selanjutnya berencana merilis Extended Play (EP).

"Killing Me kan (merilis) single melulu. Nah udah lama nih kita enggak ngeluarin EP. Itu salah satunya. Yang jelas, priority gue tahun ini adalah Killing Me Inside Re:Union," kata Onad.

Baca juga: Band Killing Me Inside Konser Keliling Indonesia

Baca juga: SORE merayakan 20 tahun Centralismo dalam konser emosional

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |