Jakarta (ANTARA) - Mantan anggota grup idola pria Super Junior Kangin akan segera merilis sebuah single digital berjudul "Love is Pain" setelah tujuh tahun absen dari industri hiburan.
Menurut siaran Korea Joongang Daily, Selasa, Kangin belum mau membagikan tanggal rilis yang spesifik untuk single itu.
"Saya mengadakan tur temu penggemar yang dimulai dari Filipina, dan saya berkesempatan menyanyikan sebagian lagu yang saya tulis, meskipun belum sepenuhnya selesai," kata Kangin melalui sebuah video yang diunggah melalui Youtube.
Baca juga: Kangin keluar dari Super Junior
Kangin telah menggelar acara jumpa penggemar di Manila, Filipina pada bulan Januari. Setelah itu, acara jumpa penggemar juga digelar di Vietnam, Meksiko, Peru, Chili dan Hong Kong.
Pada bulan ini tur jumpa penggemar diselenggarakan di Taiwan dan berlanjut pada Mei 2026 di Jepang.
"Terima kasih atas dukungan yang kalian berikan selama tur, saya akhirnya berani membagikan versi lengkapnya," kata Kangin.
Dalam sesi jumpa penggemar itu, dia berjanji untuk menunjukkan versi dirinya yang lebih baik kepada penggemar.
Kangin memulai debutnya sebagai anggota Super Junior pada tahun 2005. Namun, dia terkadang tidak dapat sepenuhnya berpartisipasi dalam kegiatan tim karena terlibat berbagai kasus, seperti kecelakaan tabrak lari saat mengemudi di bawah pengaruh alkohol pada tahun 2009 dan penyerangan fisik saat mabuk pada tahun yang sama.
Dia juga mengemudi dalam keadaan mabuk pada 2026, yang membuat dia didenda 7 juta won saat itu. Tahun berikutnya, dia diduga menyerang seorang wanita.
Setelah terlibat berbagai skandal, Kangin meninggalkan grup Super Junior pada 2019, kemudian membuka saluran YouTube pada 2023 untuk aktivitas solo.
Baca juga: SM minta maaf atas insiden penonton terjatuh di konser Super Junior
Baca juga: Anggota SEVENTEEN perpanjang kontrak dengan PLEDIS Entertainment
Baca juga: Konser tur dunia BTS di Amerika Latin digelar pada Oktober
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































