Jakarta (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono memastikan ketersediaan protein perikanan nasional tetap aman meski di tengah gejolak geopolitik global dan perubahan iklim yang mempengaruhi sektor pangan dunia.
"Menghadapi dampak dinamika geopolitik dan fenomena iklim yang terjadi, KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) tetap berkomitmen penuh untuk memastikan kebutuhan dan ketersediaan protein hewani masyarakat khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik," kata Trenggono dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa.
Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan protein hewani dari sektor perikanan di tengah dinamika geopolitik global dan perubahan iklim.
Ia menyampaikan sektor kelautan dan perikanan tetap menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
Berdasarkan analisis Kementerian Kelautan dan Perikanan, produksi ikan nasional periode April hingga Desember 2026 diproyeksikan mencapai total 10,57 juta ton.
"Angka ini terdiri dari kontribusi produksi ikan tangkap sebesar 5,42 juta ton serta produksi ikan budidaya sebesar 5,15 juta ton," ujar Trenggono.
Ia menuturkan pihaknya akan terus memantau perkembangan komoditas perikanan utama secara ketat, terutama di delapan kota besar yang menjadi pusat kebutuhan konsumsi masyarakat. Meski begitu, dia tidak merinci delapan daerah tersebut.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan ikan tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan protein hewani masyarakat dapat terpenuhi secara merata di berbagai wilayah.
"Berdasarkan hasil pemantauan, kami dapat melaporkan status ketersediaan ikan berada pada kategori aman hingga Juni 2026," tuturnya.
Ia menambahkan upaya penguatan ketahanan pangan sektor kelautan dan perikanan memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Untuk itu, KKP mengharapkan sinergi dan masukan dari Komisi IV DPR RI guna memperkuat kebijakan dan program yang mendukung peningkatan produksi serta distribusi perikanan nasional.
Baca juga: KKP tekankan pentingnya pangan biru penuhi kebutuhan protein global
Baca juga: Dinas Perikanan Penajam diminta siapkan pasokan ikan Kota Nusantara
Baca juga: KKP ajak milenial penuhi kebutuhan protein dengan ikan dari MBG
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































