Jakarta (ANTARA) - Komisi XIII DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dengan agenda membahas optimalisasi pelaksanaan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan hak asasi manusia (P5HAM).
"Hal ini menjadi sangat penting mengingat tantangan yang kita hadapi saat ini semakin kompleks, baik dalam konteks nasional maupun global," kata Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.
Melalui rapat kerja itu, Komisi XIII DPR RI menggali penjelasan komprehensif dari Kementerian HAM mengenai capaian kinerja, kendala, serta langkah-langkah strategis ke depannya.
"DPR RI juga berkomitmen untuk memberikan dukungan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara konstruktif," tutur Sugiat.
Sementara itu, Menteri HAM Natalius Pigai pada pemaparan awalnya mengatakan pada tahun anggaran 2026, Kementerian HAM mendapat pagu awal Rp718 miliar. Namun, pagu efektif menjadi Rp578 miliar setelah ada pemblokiran.
Sampai dengan Senin (6/4), Pigai menjelaskan realisasi anggaran Kementerian HAM sekitar Rp125 miliar atau 21,7 persen dari pagu anggaran.
Menurut Pigai, Kementerian HAM aktif melakukan kegiatan sosialisasi nilai dan prinsip hak asasi. Sosialisasi itu telah memperoleh hasil, salah satunya dengan munculnya kesadaran HAM di masyarakat.
"Kita di Indonesia itu, 80 tahun, setiap orang selalu bicara tentang kesadaran hukum. Kalau seseorang merasa teraniaya, dia bilang 'Saya lapor hukum'. Hari ini, di mana-mana seluruh Indonesia, orang bicara tentang 'Kamu melanggar HAM'," katanya.
"Ini hasil kerja keras dari Komisi XIII DPR RI dan Kementerian HAM," sambung Pigai.
Oleh sebab itu, ia menambahkan anggaran untuk program sosialisasi HAM tidak bisa dibatasi. "Kalau kegiatan-kegiatan seremonial dibatasi, kemungkinan Kementerian HAM agak sulit karena memasyarakatkan HAM itu susah," tuturnya.
Baca juga: Dirjen HAM: Penerapan "living law" dalam KUHP langkah perkuat P5HAM RI
Baca juga: Menteri HAM Pigai ajak warga Madina aktif identifikasi kebutuhan P5HAM
Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































