Kaukus Parlemen akan kampanye perdamaian ke berbagai kedubes

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia yang terdiri atas anggota DPR dan DPD RI akan mengampanyekan perdamaian dunia sekaligus menyuarakan penghentian eskalasi konflik ke berbagai kedutaan besar di Indonesia.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas dinamika geopolitik, menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

"Salah satu agenda pentingnya nanti adalah mendatangi kedubes negara-negara yang terlibat, ya, Amerika, kemudian Iran, mungkin negara-negara di teluk, ya," kata Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung selaku perwakilan kaukus dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Menurut Doli, kaukus nantinya juga akan menyambangi kedubes negara-negara yang memilih untuk tidak terlibat perang. "Misalnya, negara-negara Eropa," ucapnya.

Ia menjelaskan kaukus yang beranggotakan 30 orang ini merupakan bentuk kepedulian serta gerakan moral dan politik parlemen Indonesia untuk menjaga amanat konstitusi, yakni mewujudkan perdamaian dunia.

Pembentukan kaukus berangkat dari situasi dunia yang semakin kritis akibat krisis berang dalam beberapa tahun terakhir.

"Sebenarnya perang ini kan dimulai dari tahun 2022, ya, ketika Rusia versus Ukraina, terus kemudian 2023 ada invasi Israel ke Palestina, terus tidak berhenti, dan kemudian disambung lagi dalam dua bulan tiga bulan terakhir ini AS-Israel versus Iran," katanya.

Baca juga: Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia kecam seluruh agresi militer

Dampak perang dirasakan masyarakat global, termasuk Indonesia. Tidak hanya terancam krisis energi dan ekonomi, dampak fisik juga telah dialami tatkala tiga prajurit TNI gugur akibat serangan Israel ke pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon.

"Tentu ini kita tidak boleh biarkan, tidak boleh kita berdiam diri maka kami sepakat untuk mengambil inisiatif membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia," ucapnya.

Anggota kaukus diproyeksikan akan bertambah, seiring komunikasi yang akan diperluas ke anggota-anggota parlemen.

Doli menambahkan latar belakang partai politik juga dikesampingkan dalam kaukus ini.

"Tentu kita berharap gerakan ini menjadi gerakan yang semakin meluas, bukan hanya kepada kami yang terlibat sebagai inisiator dan deklarator, tetapi juga terhadap institusi-institusi yang ada," ucap dia.

Selain itu, kaukus akan berkomunikasi intens dengan pimpinan DPR, DPD, dan MPR RI.

"Supaya ini menjadi gerakan institusional secara resmi dan kemudian memberikan dukungan kepada pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah yang lebih serius, lebih tegas, untuk mengakhiri perang dan menciptakan perdamaian dunia," jelasnya.

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |