Kenapa Adidas gandeng banyak klub sepak bola Indonesia?

2 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Adidas semakin serius memperluas eksistensinya di sepak bola Indonesia. Brand apparel olahraga asal Jerman tersebut kini menjadi pemasok seragam resmi sejumlah klub yang berkompetisi di kasta tertinggi BRI Super League 2026/2027.

Nama-nama besar seperti Persija Jakarta, Persik Kediri, PSIM Yogyakarta, Bali United, dan PSM Makassar tercatat menggunakan apparel dengan logo garis tiga tersebut.

Ekspansi ini membuat Adidas menjadi salah satu brand olahraga global yang cukup mencolok dalam persaingan apparel klub sepak bola Indonesia. Tidak hanya mengandalkan satu klub, Adidas mulai membangun portofolio dengan menggandeng beberapa tim dari berbagai daerah.

Lantas, apa alasan Adidas semakin agresif masuk ke klub-klub sepak bola Indonesia?

Salah satu alasan utama Adidas memperluas kerja sama dengan klub Indonesia adalah keinginan untuk berkontribusi terhadap perkembangan sepak bola nasional.

Adidas melihat sepak bola Indonesia memiliki potensi besar, baik dari sisi kompetisi maupun basis pendukungnya.

Kolaborasi dengan klub-klub lokal menjadi salah satu cara bagi brand tersebut untuk ikut membangun ekosistem olahraga di Indonesia. Penyediaan perlengkapan resmi dengan standar global diharapkan bisa mendukung kebutuhan klub sekaligus meningkatkan pengalaman pemain dan suporter.

Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia, Cinita Dewi Mayakatri, menyebut kemitraan dengan Persija sebagai bagian dari komitmen Adidas dalam mendukung perkembangan sepak bola Indonesia.

Baca juga: Liverpool kembali dengan Adidas, Lucas Leiva bernostalgia

“Kemitraan dengan Persija menandai babak baru dalam komitmen Adidas untuk terus mendukung perkembangan sepak bola Indonesia. Menggabungkan inovasi dan pengalaman global Adidas dengan semangat, tradisi, dan basis suporter yang begitu kuat dari Persija, kami optimistis kolaborasi ini akan menghadirkan kontribusi nyata, tidak hanya dalam meningkatkan performa tim di lapangan, tetapi juga dalam menginspirasi generasi pencinta sepak bola Indonesia,” ucap Cinita di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (22/6)

Adidas ingin menggabungkan pengalaman global serta inovasi yang mereka miliki dengan sejarah, tradisi, dan kekuatan basis suporter klub-klub Indonesia.

Persija menjadi salah satu langkah besar

Kerja sama Adidas dengan Persija Jakarta menjadi salah satu contoh paling besar dari ekspansi tersebut.

Persija resmi menjalin kerja sama jangka panjang dengan Adidas melalui pengumuman yang disampaikan di Adidas Brand Center, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (22/6).

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyambut kerja sama tersebut sebagai langkah penting untuk meningkatkan standar profesional klub sekaligus memperkuat ambisi Macan Kemayoran meraih prestasi.

“Persija selalu memiliki visi besar untuk terus berkembang dan melangkah lebih jauh. Kolaborasi bersama Adidas yang merupakan brand global menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan tersebut. Kami melihat adanya kesamaan visi untuk menghadirkan standar terbaik serta memberikan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Persija, Jakmania, dan Jakarta,” kata Prapanca.

Baca juga: Adidas rilis jersi-jersi tandang untuk Piala Dunia 2026

“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang memiliki makna lebih bagi pemain, klub, dan para suporter. Semoga kolaborasi ini menjadi awal dari perjalanan positif dan membawa Persija menuju pencapaian yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Persija memiliki sejarah panjang dan basis suporter yang besar. Faktor tersebut membuat klub ibu kota menjadi partner yang menarik bagi brand global seperti Adidas.

Bagi Adidas, kerja sama tersebut juga bukan sekadar soal menyediakan jersey pertandingan. Ada peluang untuk membangun identitas bersama klub dan menjangkau basis penggemar yang sangat besar.

Lima klub Super League sudah memakai Adidas

Ekspansi Adidas kini semakin terlihat karena setidaknya lima klub Super League menggunakan apparel tersebut.

PSM Makassar menjadi salah satu klub yang lebih dahulu menjalin kerja sama dengan Adidas. Setelah itu, nama-nama seperti Persija Jakarta, Bali United, PSIM Yogyakarta, dan Persik Kediri ikut menggunakan apparel Adidas.

Artinya, logo garis tiga kini bisa ditemukan di jersey klub-klub dari berbagai wilayah Indonesia.

Bagi Adidas, semakin banyak klub yang menggunakan produknya tentu membuka peluang untuk memperluas jangkauan brand di pasar sepak bola nasional.

Tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut bertambah pada musim-musim berikutnya apabila kerja sama serupa kembali terjalin dengan klub lain.

Baca juga: DKI jadikan predikat juara umum Adidas Open modal untuk PON 2028

Basis suporter menjadi aset penting

Sepak bola Indonesia memiliki satu modal besar yang sulit diabaikan: basis suporter.

Klub-klub besar Indonesia tidak hanya memiliki pemain dan pertandingan, tetapi juga komunitas penggemar yang sangat kuat. Jersey klub bahkan bisa menjadi bagian dari identitas dan gaya hidup para pendukung.

Situasi tersebut memberikan peluang besar bagi apparel olahraga.

Ketika sebuah brand menjadi apparel resmi klub, produknya memiliki kesempatan untuk digunakan langsung oleh pemain sekaligus dibeli dan dipakai oleh para suporter.

Dengan menggandeng beberapa klub sekaligus, Adidas bisa membangun kehadiran yang lebih luas di berbagai daerah dan komunitas sepak bola Indonesia.

Potensi pasar anak muda Indonesia

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah besarnya potensi pasar anak muda.

Sepak bola sangat dekat dengan generasi muda Indonesia. Di saat yang sama, apparel olahraga tidak lagi hanya digunakan untuk bertanding atau berolahraga.

Jersey klub, sepatu olahraga, jaket, dan berbagai produk lifestyle telah menjadi bagian dari cara anak muda menunjukkan identitas dan minat mereka.

Adidas tentu melihat peluang tersebut.

Dengan hadir melalui klub-klub lokal, Adidas dapat membangun kedekatan dengan generasi muda Indonesia sekaligus memperkuat identitas mereknya di pasar olahraga dan lifestyle.

Brand tersebut juga ingin mendorong generasi muda agar lebih aktif, kreatif, dan kompetitif melalui olahraga.

Baca juga: Persija gandeng adidas untuk aparel lima tahun ke depan

Memperkuat ekosistem olahraga lokal

Ekspansi Adidas juga berkaitan dengan upaya memperkuat ekosistem olahraga lokal.

Kehadiran brand global tidak hanya memberikan keuntungan dari sisi komersial. Klub juga mendapatkan akses terhadap apparel dan perlengkapan olahraga yang dikembangkan dengan standar internasional.

Kerja sama seperti ini dapat membantu klub membangun citra profesional sekaligus memberikan pilihan perlengkapan yang lebih berkualitas bagi tim.

Di sisi lain, Adidas mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih dekat karakter pasar Indonesia dan kebutuhan klub maupun suporter lokal.

Melihat langkah Adidas di Indonesia, ekspansi ini tampaknya tidak sebatas urusan membuat jersey klub.

Kerja sama dengan Persija, PSM, Bali United, PSIM, dan Persik menunjukkan adanya strategi untuk membangun ekosistem brand di sekitar sepak bola Indonesia.

Klub menjadi pintu masuk untuk menjangkau pemain, suporter, komunitas, dan generasi muda.

Dengan semakin banyak klub yang menggunakan Adidas, persaingan apparel olahraga di sepak bola Indonesia juga bakal semakin menarik.

Bukan tidak mungkin brand tersebut kembali menambah daftar klub partner dalam beberapa musim ke depan.

Jika melihat potensi pasar yang besar, basis suporter yang fanatik, serta pertumbuhan sepak bola nasional, langkah Adidas memperluas kerja sama dengan klub-klub Indonesia memang cukup masuk akal.

Kini, logo garis tiga bukan hanya menghiasi jersey klub-klub besar Eropa, tetapi juga semakin sering terlihat di lapangan sepak bola Indonesia.

Baca juga: Era baru, hadir sepatu lari berperforma tinggi untuk pemakaian harian

Baca juga: PSIM Yogyakarta luncurkan jersei baru bermotif batik parang

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |