Kementerian ESDM kirim tim untuk cek longsor tambang timah di Babel

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerjunkan tim Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi (Dirtekling) untuk mengecek longsor tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Bangka Belitung.

“Ini ada Direktur Tekling yang turun ke lapangan, ke Bangka Belitung,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui di sela-sela acara “Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026: Kemitraan, Permodalan, dan Teknologi” yang digelar di Jakarta, Selasa.

Agar insiden longsor tambang timah tak lagi terjadi, Yuliot menyampaikan pentingnya penerapan tata kelola pertambangan yang baik dan benar.

“Kuncinya ada di tata kelola. Tata kelola pertambangan yang baik itu harus diimplementasikan,” ucapnya.

Pernyataan tersebut merespons musibah longsor di area tambang timah di Desa Pemali Bangka, Bangka Belitung, yang terjadi Senin (2/2) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Tanah longsor terjadi saat pekerja sedang mencari timah, tiba-tiba tanah di sekeliling pekerja longsor dengan mengeluarkan suara yang cukup keras.

Diduga penambangan bijih timah jenis tambang inkonvensional tersebut milik pribadi tanpa dilengkapi dokumen perizinan resmi, meskipun aktivitas penambangan di atas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat enam orang pekerja tambang bijih timah ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka Rusmansyah di Sungailiat, Selasa, mengatakan terdata sebanyak delapan orang pekerja tambang bijih timah di Kecamatan Pemali Bangka menjadi korban tertimbun tanah longsor dan tercatat enam orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ia menjelaskan enam orang pekerja tambang itu masing-masing ditemukan pada Senin (2/2) malam sebanyak tiga orang dan tiga orang lagi ditemukan pada Selasa (3/2) dini hari.

Sementara satu orang pekerja ditemukan selamat dengan kondisi luka di bagian kaki dan satu orang lainnya belum ditemukan.

"Tim gabungan melanjutkan pencarian satu orang yang belum ditemukan hari ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB," kata dia.

Baca juga: BPBD Bangka: Enam orang pekerja tambang timah ditemukan meninggal

Baca juga: Tim gabungan lakukan pencarian korban kecelakaan tambang timah

Baca juga: BPBD Babel: Waspada longsor di wilayah tambang timah saat musim hujan

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |