Puskesmas darurat Aceh Tenggara ditargetkan rampung sebelum Ramadhan

1 hour ago 1
Di sini akan dibuat IGD, kemudian rawat inapnya juga ada di dalam, ruang administrasi, dokter, farmasi, dan lain-lainnya

Aceh Tenggara (ANTARA) - Puskesmas darurat Laklak di Desa Lawe Mengkudu, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, ditargetkan rampung sebelum Ramadhan 1447 Hijriah/2026, pasca-rusak dilanda bencana banjir bandang pada akhir 2025 lalu.

"Target selesai atau deadline-nya itu (masa pembangunan) dua minggu, dan sudah berjalan satu minggu. Sebelum puasa sudah selesai," kata Kepala Tata Usaha Puskesmas Jambur-Laklak Atailah Fazri di Aceh Tenggara, Selasa.

Fazri mengatakan bangunan puskesmas sementara ini dibangun di kompleks Kantor Kecamatan Ketambe, ditambah dengan alih fungsi bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai kantor pertanian.

Ia menyebutkan bangunan puskesmas permanen nantinya juga akan dibangun di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe.

Baca juga: PU bangun dua puskesmas darurat di Aceh, jaga layanan kesehatan

Fazri menjelaskan fasilitas yang terdapat pada layanan ini antara lain Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS), Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), poli gigi, rawat jalan umum, dan layanan untuk memperoleh rujukan.

"Di sini akan dibuat IGD, kemudian rawat inapnya juga ada di dalam, ruang administrasi, dokter, farmasi, dan lain-lainnya," ujar Fazri.

Syahniar, salah satu warga yang menggunakan layanan puskesmas darurat ini, mengatakan pelayanan yang diberikan di fasilitas kesehatan ini cukup memuaskan.

Ia yang memiliki keluhan asam urat dan sakit pinggang mengaku terbantu atas hadirnya layanan kesehatan ini.

Baca juga: Kemenkes imbau masyarakat Aceh tak abaikan keluhan kesehatan

"Pokoknya, kalau saya berobat di puskesmas selalu bagus. Maksudnya, kalau beli obat di apotek nggak mempan, tapi ke (Puskesmas) Laklak serasi lah untuk saya," ucap Syahniar.

Diketahui, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pembangunan puskesmas darurat merupakan bagian penting dari upaya kemanusiaan pascabencana.

Kementerian PU memastikan pembangunan puskesmas darurat dilakukan dengan standar teknis yang memadai agar dapat segera difungsikan dan masyarakat kembali memperoleh pelayanan kesehatan secara normal, aman, dan berkelanjutan.

"Dalam kondisi darurat, pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti. Puskesmas darurat ini kami bangun agar masyarakat terdampak tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus memberikan ruang kerja yang aman bagi tenaga medis," kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Baca juga: Dinkes: Sebanyak 366 puskesmas di daerah bencana sudah berfungsi

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |