Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung penguatan perbibitan ternak di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna mendorong peningkatan perekonomian dan ketahanan pangan daerah itu.
"Penguatan perbibitan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan daya saing subsektor peternakan," kata Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan Hary Suhada usai menerima kunjungan Bupati Kupang Yosef Lede sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Menurut Hary, kunjungan Bupati Kupang menandakan Pemerintah Kabupaten Kupang terus memantapkan arah pengembangan subsektor peternakan sebagai penopang ekonomi daerah sekaligus bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.
Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, kata dia, menyiapkan dukungan semen beku dari pejantan unggul guna mendukung peningkatan mutu genetik dan populasi sapi di Kabupaten Kupang melalui program inseminasi buatan (IB).
“Pemanfaatan semen beku unggul akan mempercepat perbaikan kualitas genetik ternak, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat populasi sapi secara berkelanjutan di daerah,” ujar Hary.
Selain aspek teknis, pembahasan juga menyinggung kebijakan pendukung subsektor peternakan.
Hary mengaku pihaknya bersama Bupati Kupang bersepakat bahwa kemajuan peternakan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan sarana produksi, tetapi juga regulasi yang mampu menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan jika daerahnya memiliki potensi besar untuk pengembangan komoditas ternak, khususnya sapi dan ayam, yang perlu didukung kepastian berusaha.
“Kami berharap adanya kemudahan regulasi dan kepastian usaha agar investor lebih tertarik mengembangkan peternakan di daerah. Ini penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan populasi dan produksi ternak,” kata Yosef.
Apalagi penguatan peternakan di daerah memiliki keterkaitan strategis dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Pasokan daging sapi, ayam, dan produk hewani lain yang berkualitas serta berkelanjutan dari daerah, menurut dia, menjadi faktor penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat, terutama bagi generasi usia sekolah.
Dukungan perbibitan melalui penyediaan semen beku, yang diiringi kemudahan regulasi investasi, diharapkan dapat memperkuat rantai pasok peternakan dari hulu hingga hilir.
"Kolaborasi ini juga diharapkan berkontribusi pada keberhasilan program nasional peningkatan gizi sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal di Kabupaten Kupang," katanya.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































