Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendukung langkah dari Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) untuk mengembangkan cabang catur ke arah sport industry dan sport tourism.
Hal tersebut disampaikan oleh Erick Thohir ketika menghadiri Musyawarah Nasional Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Munas PB Percasi) XXX Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu.
"Secara fundamental catur ini banyak diminati, saya pada kesempatan ini percaya yang namanya olahraga itu terdiri tidak hanya prestasi, tapi ada yang namanya industri olahraga," ujar Menpora Erick dalam keterangan resmi.
Menpora menjabarkan bahwa industri olahraga di Amerika Serikat saat ini telah bernilai sekitar 525 miliar dolar AS dan bisa berkembang lebih pesat.
"Artinya pertumbuhan ekonomi harus terjadi selain ada government spending dan investasi privat sector serta daya beli masyarakat," ungkap Erick.
Menurut Menpora, catur tidak hanya sebuah olahraga tetapi menjadi bagian dari pendidikan karakter bangsa melalui strategi, kedisiplinan yang tinggi dan kesabaran.
"Kami dari pemerintah dengan segala keterbatasan kami juga mendorong adanya transformasi. Seperti di Kemenpora, kita juga dorong bertransformasi besar-besaran, karena dengan minim anggaran ini kita harus membuat program yang tepat sasaran. Kita juga membagi pelatnas menjadi tiga, atlet elite, atlet tengah dan atlet muda, transformasi ini harus terjadi karena harus ada regenerasi," ungkap Erick.
Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto mengatakan bahwa dalam Munas yang diikuti 33 dari 37 perwakilan Percasi provinsi seluruh Indonesia ini, pemilihan ketua umum yang baru sebagai bagian regenerasi serta menyongsong konsep digitalisasi agar semakin banyak permainan catur dilakukan di sekolah-sekolah.
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman yang juga hadir berharap, siapapun nanti ketua umumnya harus bisa melanjutkan program yang telah dirintis oleh GM Utut dan Percasi ke depan mampu melahirkan GM-GM baru berprestasi dunia.
Baca juga: Agustiar Sabran berpeluang pimpin PB Percasi masa bakti 2026-2030
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































