Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata mendukung pelaksanaan program BINA Holiday & Back to School 2026 sebagai upaya mendorong pergerakan wisatawan nusantara dan memperkuat konsumsi domestik selama periode libur sekolah.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan momentum libur sekolah menjadi periode strategis untuk meningkatkan aktivitas wisata sekaligus menggerakkan perekonomian nasional.
"Kami berharap BINA Holiday & Back to School dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan konsumsi masyarakat Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target perjalanan wisatawan nusantara sebesar 1,176 miliar perjalanan dan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 16-17 juta," ujar Ni Luh dalam acara HUT ke-10 Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) dan pembukaan BINA Holiday & Back to School 2026 di Jakarta, Senin.
Baca juga: Kemenpar dukung Jazz Gunung 2026 perkuat daya tarik wisata pegunungan
Program yang berlangsung pada 8 Juni hingga 12 Juli 2026 tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, HIPPINDO, dan Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
Melalui program tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai promosi belanja, aktivasi keluarga, hingga wisata belanja di sejumlah daerah. Sebanyak 800 merek, 80.000 gerai, dan 414 pusat perbelanjaan di 24 provinsi ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurut Ni Luh, wisata dan belanja memiliki keterkaitan erat dalam mendorong perputaran ekonomi daerah. Aktivitas wisata tidak hanya menguntungkan sektor transportasi dan akomodasi, tetapi juga pusat perbelanjaan, UMKM, kuliner, dan pelaku ekonomi kreatif.
Baca juga: Kemenpar rancang pola perjalanan khusus wisata belanja
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemerintah optimistis program tersebut mampu menghasilkan transaksi hingga Rp30 triliun.
Optimisme itu didukung oleh capaian BINA Lebaran 2026 yang mencatat transaksi sebesar Rp54,9 triliun atau melampaui target awal sebesar Rp53,38 triliun.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah, antara lain diskon transportasi kereta api, angkutan laut PT Pelni, dan penyeberangan ASDP dengan anggaran Rp190,5 miliar yang ditargetkan menjangkau lebih dari tiga juta penerima manfaat.
Baca juga: Festival Tabut kenalkan wisata budaya khas Bengkulu
Selain itu, pemerintah memberikan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi pada periode 24 Juni hingga 5 Juli 2026.
Kementerian Pariwisata juga mengusung kampanye "Liburan Cara Baru" yang mengajak masyarakat mengeksplorasi destinasi dalam negeri melalui wisata edukasi, perjalanan darat antarkota, desa wisata, hingga wisata budaya dan kuliner bersama keluarga.
Baca juga: Paviliun Wonderful Indonesia raih Best Booth Design di SITF 2026
Baca juga: Kemenpar nilai AI bangun pengalaman wisata berbasis data
Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































