Kemenekraf apresiasi eksibisi fesyen dengan pendekatan berkelanjutan

16 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Deputi bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif Yuke Sri Rahayu mengatakan apresiasinya terhadap jenama lokal Taza yang menghadirkan eksibisi fesyen dengan melakukan pendekatan komunikasi bagi audiens tentang proses kreatif berkelanjutan.

“Melalui eksibisi ini, Taza menunjukkan bagaimana jenama lokal dapat memperluas pendekatan komunikasinya tidak hanya melalui produk tetapi juga melalui pengalaman yang bermakna bagi audiensnya,” kata Yuke dalam acara pembukaan eksibisi dan media preview Taza “A Tale of Tomorrow” di Jakarta, Jumat.

Yuke mengatakan, di tengah dinamika industri kreatif yang bergerak cepat, penting adanya kehadiran ruang kreatif yang mendekatkan produk jenama lokal kepada audiensnya secara langsung.

Ruang kreatif mengingatkan pengguna produk fesyen bahwa proses kreatif tidak hanya tentang merespon tren, tetapi juga tentang menyusun arah dan nilai apa yang ingin dibawa ke masa depan.

Baca juga: Kemenekraf-IAI bahas peran arsitektur dalam ekosistem ekonomi kreatif

Yuke mengatakan, tema yang dibawa Taza yaitu “A Tale of Tomorrow” mencerminkan kematangan baru jenama lokal Indonesia yang tampil lebih reflektif dalam proses, lebih bertanggung jawab, serta lebih sadar akan dampak dari setiap keputusan kreatif yang diambil.

“Kami meyakini bahwa eksibisi ini akan menjadi sumber inspirasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan subsektor fashion dan penguatan identitas jenama lokal Indonesia di masa mendatang,” tambahnya.

Ia berharap jenama lokal dapat mengusung tren sustainable fashion sebagai arah pandangan industri kedepannya, baik secara material maupun pewarnaan alami yang juga sedang diusung secara dunia.

Yuke juga mengatakan melalui eksibisi proses kreatif bisa dilakukan jenama lokal lain yang tidak hanya memperlihatkan produk jadi, namun memperluas perhatian dunia fesyen mulai dari cara berpakaian, langkah kreatif yang memberi dampak dan mengutamakan keberlanjutan.

"Tren ke depan itu memang yang mengusung temanya sustainable fashion. Fashion yang dalam artian ramah lingkungan, berkelanjutan, baik bahan, materialnya maupun pewarnaannya alami," kata Yuke.

Baca juga: Taza gelar eksibisi imersif refleksikan fesyen secara berkelanjutan

Baca juga: Komisi VII DPR nilai Indonesia bisa ciptakan tren fesyen sendiri

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |