Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI membuka peluang penguatan kemitraan strategis Indonesia-Jerman di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan tenaga terampil.
Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto saat menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, di kantor Kemdiktisaintek, Rabu (18/2).
"Kita memiliki sejarah panjang bersama. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut, termasuk pengiriman mahasiswa Indonesia ke Jerman. Saat ini, minat mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program internasional di Jerman terus meningkat," kata Mendiktisaintek melalui keterangan di Jakarta, Jumat.
Menteri Brian menyebutkan, Indonesia-Jerman memiliki kerja sama yang sangat kuat dan telah terjalin lama dalam sejarah yang panjang, khususnya di bidang pendidikan tinggi dan riset.
Ia juga mendorong peningkatan kolaborasi perguruan tinggi, seperti program joint degree atau double degree.
Menteri Brian juga mendorong adanya perluasan program doktoral, dan pendanaan riset bersama, serta pertukaran akademisi untuk mendukung program prioritas nasional meliputi ketahanan pangan, energi terbarukan, air bersih, hilirisasi industri, digitalisasi, serta pertahanan nasional.
Menanggapi hal tersebut, Dubes Ralf menegaskan bahwa penguatan kerja sama pendidikan dan pertukaran mahasiswa merupakan prioritas utama Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.
Ia juga menyebutkan adanya rencana kunjungan Presiden DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) atau Badan Pertukaran Akademik Jerman, yang juga menjabat sebagai Rektor University of Cologne, yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi forum diskusi dengan para rektor perguruan tinggi Indonesia untuk memperkuat kerja sama institusional.
"Kami menganggap ini sebagai salah satu tugas utama kami di kedutaan, bagi atase sains, atase budaya, dan tentu juga bagi saya untuk meningkatkan pertukaran mahasiswa," ucap Ralf Beste.
Baca juga: Kemdiktisaintek buka peluang kemitraan pendidikan tinggi dengan Oxford
Baca juga: Kemdiktisaintek perkuat kemitraan riset dan pendidikan dengan Inggris
Baca juga: Mendiktisaintek nyatakan kampus siap bantu pemerintah atasi sampah
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































