Kelompok pemantau: Pemadaman internet di Iran memasuki pekan kedua

5 days ago 4

Istanbul (ANTARA) - Akses internet di seluruh Iran masih sangat dibatasi pada Minggu ketika pemadaman jaringan secara nasional memasuki pekan kedua, menurut kelompok pemantau internet.

Dalam unggahan yang dipublikasikan di platform media sosial X, Minggu (8/3), NetBlocks menyatakan gangguan tersebut telah memasuki hari kesembilan secara berturut-turut.

“Pembaruan: Ini Minggu pagi di Iran di mana pemadaman internet berlanjut memasuki pekan kedua, dengan insiden ini memasuki hari kesembilan pada jam ke-192,” tulis NetBlocks.

Organisasi tersebut menyebutkan bahwa meskipun infrastruktur jaringan teknis negara itu masih berfungsi, warga saat ini hanya memiliki akses ke jaringan domestik yang sangat dibatasi.

Lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan sejumlah pejabat militer senior, dilaporkan tewas dan lebih dari 10.000 lainnya terluka dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, menurut data resmi Iran.

Teheran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, sebagai bentuk pertahanan diri.

Konflik tersebut juga memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global di tengah penurunan tajam lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang setiap hari dilalui sekitar 20 juta barel minyak.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Pejabat keamanan Iran klaim tentara AS ditangkap, Washington membantah

Baca juga: Iran pangkas kuota bahan bakar setelah AS-Israel serang depot minyak

Baca juga: IRGC: Iran mampu lakukan operasi tempur intensif selama 6 bulan

Penerjemah: Primayanti
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |