KBRI Ottawa: Asia Tenggara episentrum pertumbuhan global

23 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ottawa menegaskan Asia Tenggara merupakan episentrum pertumbuhan global sekaligus mitra strategis penting bagi Kanada, seiring dengan meningkatnya peran kawasan dalam ekonomi dan geopolitik dunia.

Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab, seperti dikutip pernyataan pers KBRI Ottawa, Kamis, mengatakan Asia Tenggara tidak hanya relatif stabil, tetapi juga menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi global.

Pernyataan itu terungkap dalam dialog eksklusif antara para duta besar dan kepala perwakilan negara ASEAN di Ottawa dengan pimpinan redaksi Diplomat Magazine Canada, Selasa (6/1).

Dialog yang digelar di KBRI Ottawa tersebut dihadiri perwakilan Indonesia, Filipina, Myanmar, Vietnam, Brunei Darussalam, Malaysia, serta Kuasa Usaha ad interim Thailand.

Kegiatan itu diinisiasi oleh Komisi Tinggi Malaysia dan difasilitasi KBRI Ottawa untuk menyampaikan narasi kolektif ASEAN kepada publik Kanada serta mendorong kerja sama yang lebih konkret.

Muhsin mengatakan ASEAN, dengan PDB gabungan sebesar 3,8 triliun dolar AS dan sebagai ekonomi terbesar kelima dunia, menawarkan kemitraan yang setara dan saling menguntungkan bagi Kanada.

Selain ekonomi dan perdagangan, diskusi juga menyoroti perihal sentralitas ASEAN dalam geopolitik, stabilitas kawasan, serta penguatan hubungan antar masyarakat.

Para kepala perwakilan menekankan Asia Tenggara sebagai kawasan strategis di jantung Indo-Pasifik, di mana stabilitas dan konektivitas berpengaruh langsung pada perdagangan internasional dan keamanan maritim.

Mereka menilai arsitektur kerja sama kawasan ASEAN berperan penting dalam menjaga ketahanan rantai pasok global di tengah ketidakpastian geopolitik.

Baca juga: Kanada alihkan fokus dagang ke ASEAN pasca perang tarif dengan AS

Para diplomat senior itu juga menegaskan sentralitas ASEAN sebagai jangkar diplomasi kawasan yang mendorong dialog inklusif, membangun kepercayaan, dan penyelesaian damai berbasis konsensus.

Dalam hubungan bilateral, Muhsin menyoroti pentingnya Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement serta nota kesepahaman KADIN dan Business Council of Canada.

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 24 September 2025, di sela kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ottawa.

Muhsin berharap komunitas bisnis kedua negara menerjemahkan kesepakatan itu menjadi kerja sama konkret berdampak positif.

Ia menyebut energi, ketahanan pangan, hilirisasi industri, dan ekonomi digital sebagai fokus utama kerja sama Indonesia-Kanada ke depan.

Pimpinan redaksi Diplomat Magazine Canada mengeksplorasi pandangan ASEAN mengenai dinamika Indo-Pasifik dan prioritas kerja sama dengan Kanada.

Diskusi juga membahas peluang usaha dan investasi di pangan, energi, mineral kritis, ekonomi digital, dan infrastruktur, termasuk potensi FTA ASEAN–Kanada.

Para diplomat ASEAN itu menutup dialog dengan menegaskan kemitraan ASEAN–Kanada perlu berorientasi pada pertumbuhan dan manfaat bersama.

Baca juga: Dubes Kanada: Kanada akan terus perkuat hubungan dengan ASEAN

Pewarta: Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |