Jasa Raharja siapkan personel dan pos layanan kawal mudik Lebaran

2 hours ago 1
Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif bersama stakeholder, termasuk dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,

Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Raharja menyiapkan ribuan personel, tim reaksi cepat, serta pos pelayanan terpadu untuk memperkuat pengamanan dan keselamatan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah di berbagai wilayah.

"Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah operasional dalam program Siaga Lebaran 2026," kata Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin di Jakarta, Rabu.

Dia menekankan, hal itu dalam forum diskusi bertajuk Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi yang mempertemukan para pakar transportasi, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Awaluddin menyampaikan, pihaknya siap mendukung kesuksesan arus mudik dan balik Lebaran. Jasa Raharja menyiapkan mobilisasi sekitar 2.000 personel di 29 kantor wilayah, 63 cabang, dan 38 kantor pelayanan di seluruh Indonesia.

Baca juga: Jasa Raharja tegaskan kesiapan kawal perlindungan mudik Lebaran 2026

Kemudian penguatan 29 Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat yang terdiri dari lima tim terpusat dan 24 tim yang tersebar di berbagai daerah.

Selain itu, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam 25 Pos Pelayanan Terpadu di sejumlah wilayah strategis jalur mudik, serta memberikan dukungan operasional melalui 15 hibah tenda taktis untuk mendukung pelayanan selama Operasi Ketupat.

Selanjutnya memperkuat sistem monitoring digital melalui integrasi data kecelakaan secara online dengan rumah sakit, serta menjalankan kegiatan edukasi dan imbauan keselamatan di sekitar 1.700 titik lokasi.

"Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif bersama stakeholder, termasuk dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Awaluddin.

Baca juga: Jasa Raharja dan Damri perkuat koordinasi keselamatan angkutan umum

Lebih lanjut, dia mengatakan, diskusi bersama para pakar transportasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.

“Dalam pertemuan ini kami menerima banyak masukan dari para pakar transportasi. Banyak hal yang saling bersambut, termasuk penjelasan dari Bapak Kakorlantas mengenai kesiapan Operasi Ketupat Lebaran," katanya.

"Bagi kami di Jasa Raharja, momen ini sangat penting karena menyangkut keselamatan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” tambahnya.

Ia juga menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh rangkaian kesiapan mudik.

Baca juga: Jasa Raharja-INACA perkuat keselamatan penerbangan untuk generasi muda

"Harapan kami sederhana, masyarakat berangkat mudik dengan selamat dan kembali juga dengan selamat. Karena itu, keselamatan bertransportasi harus menjadi prioritas bersama seluruh pihak,” beber Awaluddin.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jasa Raharja yang menghadirkan forum diskusi bersama para pakar transportasi dan akademisi.

"Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual selama Ramadhan hingga Idul Fitri berjalan aman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan seluruh rangkaian skenario pengamanan mudik telah disiapkan secara kolaboratif oleh berbagai pihak demi mewujudkan arus mudik dan balik yang nyaman dan berkeselamatan.

Baca juga: Jasa Raharja perkuat sinergi pengamanan arus mudik-balik Lebaran 2026

"Skenario pengamanan di jalan tol, arteri, penyeberangan, tempat wisata, hingga tempat ibadah telah dikolaborasikan. Kata kunci dari Operasi Ketupat adalah keselamatan, kolaborasi, dan sinergitas,” kata Agus.

Menurutnya dengan sinergi antara pemerintah, aparat, akademisi, dan para pemangku kepentingan transportasi, arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |