Italia siap tarik tentaranya di UNIFIL di tengah konflik Lebanon

3 hours ago 1

Moskow (ANTARA) - Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto telah mengeluarkan izin menarik tentara dari kontingen Italia yang menjadi bagian Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) di tengah meningkatnya situasi di Timur Tengah.

"Situasinya sangat kompleks, dan jika kita menganggap kehadiran militer kita dan kehadiran PBB tidak berguna… kita sudah memiliki sarana, baik angkatan laut maupun udara, untuk memulangkan tentara kita ke Italia," kata Crosetto dalam sebuah wawancara dengan radio RTL 102.5, Kamis.

Ia menambahkan bahwa keputusan mengenai kemungkinan penarikan itu akan dibuat bersama dengan negara-negara lain.

Crosetto menjelaskan bahwa meskipun terjadi bentrokan antara Israel dan Hizbullah, tidak ada serangan terhadap pangkalan pasukan penjaga perdamaian PBB Italia di Lebanon dalam beberapa hari terakhir, tetapi pangkalan tersebut mengalami kerusakan akibat puing-puing.

Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan Kroasia mengumumkan bahwa delapan tentara Kroasia telah dievakuasi dari misi NATO di Irak dan Lebanon.

"Tujuh tentara Kroasia yang berpartisipasi dalam misi NATO di Irak telah dievakuasi dengan selamat hari ini, kami berhasil menyelesaikan evakuasi tentara Kroasia dari misi di Lebanon minggu lalu dan sekarang dari Irak. Kami berterima kasih kepada sekutu kami atas bantuan mereka dalam evakuasi delapan tentara Kroasia," kata kementerian tersebut.

Spanyol juga telah mengevakuasi 100 tentara dari Irak, sementara 200 tentara masih berada di negara tersebut, kata Menteri Pertahanan Margarita Robles.

Sumber: Sputnik

Baca juga: PBB: 1 juta lebih orang mengungsi di Lebanon, sepertiganya anak-anak

Baca juga: PBB tingkatkan bantuan di Lebanon di tengah serangan Israel

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |