Inilah 10 Hal yang dapat membatalkan wudhu

1 week ago 10

Jakarta (ANTARA) - Wudhu merupakan salah satu syarat sah dalam menjalankan ibadah shalat dan beberapa ibadah lainnya dalam ajaran Islam. Melalui wudhu, seorang Muslim membersihkan dirinya dari hadas kecil agar dapat beribadah dengan khusyuk dan diterima oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, penting untuk memahami hal-hal yang dapat membatalkan wudhu agar ibadah yang dilakukan tetap sah. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu:

Baca juga: Cek Fakta: Rajin wudu akan aman dari virus corona?

1. Keluar sesuatu dari qubul dan dubur

Segala sesuatu yang keluar dari qubul (kelamin) dan dubur (anus) dapat membatalkan wudhu, seperti air kencing, angin, atau kotoran. Barang suci atau najis, baik dalam keadaan kering maupun basah, tetap membatalkan wudhu. Namun, keluarnya sperma tidak membatalkan wudhu, tetapi mewajibkan mandi junub.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Maidah ayat 6:

"... salah seorang di antara kamu kembali dari tempat buang air."

2. Hilang akal

Kehilangan kesadaran akibat tidur, gila, mabuk, atau pingsan menyebabkan batalnya wudhu. Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang tidur maka berwudhulah." (HR. Abu Dawud)

Namun, tidur dalam posisi duduk dengan pantat tetap menempel pada tempat duduk tidak membatalkan wudhu karena tidak memungkinkan keluarnya angin.

Baca juga: Lindungi kulit selama puasa, pakai tabir surya sehabis wudhu

3. Bersentuhan kulit dengan lawan jenis

Sentuhan antara laki-laki dan perempuan yang sudah baligh, bukan mahram, dan tanpa penghalang dapat membatalkan wudhu. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 6:

"... atau kalian menyentuh perempuan."

Sentuhan yang tidak membatalkan wudhu adalah antara laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan, atau laki-laki dengan perempuan yang masih mahram. Sentuhan yang terhalang oleh pakaian juga tidak membatalkan wudhu.

4. Menyentuh kemaluan

Menyentuh kemaluan atau lubang dubur manusia dengan bagian dalam telapak tangan dapat membatalkan wudhu. Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang memegang kelaminnya maka berwudhulah." (HR. Ahmad)

Namun, jika menyentuh kemaluan dengan punggung tangan atau menggunakan kain, maka wudhu tidak batal.

Baca juga: Doa-doa wudhu lengkap beserta bacaan Arab, latin, dan artinya

5. Muntah

Muntah dalam jumlah banyak dapat membatalkan wudhu menurut mazhab Hanafi. Namun, mazhab Maliki dan Syafi’i berpendapat bahwa muntah tidak membatalkan wudhu. Hal ini karena Rasulullah SAW pernah muntah setelah berwudhu dan tidak mengulangi wudhunya.

6. Keluar nanah dan darah

Darah atau nanah yang keluar dari tubuh dan mengalir dapat membatalkan wudhu. Bahkan, meskipun hanya satu atau dua tetes, wudhu tetap harus diulang setelah membersihkan diri.

7. Tertawa keras

Dalam kondisi beribadah, tertawa terbahak-bahak dianggap sebagai perilaku yang tidak sopan dan bisa membatalkan wudhu. Oleh karena itu, saat berwudhu atau menjalankan ibadah, seseorang harus menjaga kesopanan dan kekhusyukan.

8. Memandikan mayat

Orang yang memandikan jenazah berisiko menyentuh seluruh bagian tubuh mayat, termasuk alat kelamin. Jika menyentuh kemaluan mayat tanpa penghalang, maka wudhunya batal dan harus diulang sebelum shalat jenazah.

Baca juga: Kemenag kembangkan Green KUA olah limbah air wudhu dan air hujan

9. Memakan daging unta

Makan daging unta dapat membatalkan wudhu. Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad:

"Kamu makan daging unta dan kamu diminta untuk wudhu."

Namun, jika yang dikonsumsi adalah daging kambing atau hewan lain, makan hal tersebut tidak membatalkan wudhu.

10. Ragu saat wudhu

Jika seseorang ragu apakah dirinya masih dalam keadaan suci atau sudah batal wudhunya, maka wudhu dianggap batal. Mazhab Maliki menyatakan:

"Barangsiapa yang percaya bahwa dia suci, tetapi ragu mengenai hadasnya, maka dia harus berwudhu kembali."

Mengetahui hal-hal yang dapat membatalkan wudhu sangat penting bagi umat Islam agar ibadahnya tetap sah. Dengan memahami dan menjaga wudhu dengan baik, seseorang dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk dan sempurna. Jika wudhu telah batal karena salah satu dari hal di atas, maka wajib untuk berwudhu kembali sebelum melanjutkan ibadah.

Baca juga: Doa setelah wudhu lengkap dengan latin dan artinya

Baca juga: 4 keutamaan berwudhu, redakan amarah hingga hapus dosa-dosa kecil

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |