Indonesia kecam keras kunjungan pejabat Israel ke Somaliland

16 hours ago 4

Ankara (ANTARA) - Indonesia bersama puluhan negara Arab dan Islam mengecam keras kunjungan pejabat Zionis Israel ke wilayah Somaliland yang baru mereka akui sebagai negara berdaulat.

Hal tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan bersama antara menteri luar negeri antarkawasan yang meliputi Indonesia dan 21 negara lain beserta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

"Para menteri luar negeri menyampaikan kecaman keras terhadap kunjungan ilegal pejabat Israel ke wilayah 'Somaliland' di Republik Federal Somalia pada 6 Januari 2026," menurut pernyataan bersama tersebut, dilansir dari Saudi Press Agency, Jumat.

Indonesia bersama negara mitra merujuk pada pernyataan bersama sebelumnya tertanggal 27 Desember 2025 yang menolak pengakuan Israel terhadap kedaulatan Somaliland, yang merupakan wilayah negara Somalia.

Para menteri luar negeri mengatakan kunjungan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia serta merongrong norma internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mereka menyuarakan kembali dukungan penuh terhadap kedaulatan, persatuan, dan keutuhan wilayah Somalia, sembari menegaskan bahwa mendorong separatisme hanya akan memperparah ketegangan di wilayah yang sedang bergejolak.

Indonesia bersama para mitra menegaskan bahwa kepatuhan terhadap prinsip hukum internasional, non-intervensi terhadap urusan dalam negeri negara bersaulat, dan norma-norma diplomatik amat penting bagi stabilitas wilayah maupun dunia.

Pernyataan bersama tersebut turut mengapresiasi komitmen pemerintah pusat Somalia terhadap interaksi internasional yang damai, diplomasi konstruktif, dan kepatuhan terhadap hukum internasional.

Mereka menegaskan komitmen mendukung langkah diplomatik dan hukum yang diambil Somalia untuk melindungi kedaulatan, integritas wilayah, dan stabilitas yang sesuai dengan kaidah hukum internasional.

Indonesia dan negara mitra mendesak Israel supaya menghormati kedaulatan, persatuan, dan kesatuan wilayah Somalia serta mematuhi kewajiban hukum internasionalnya.

Israel juga didesak untuk segera mencabut pengakuan mereka terhadap kedaulatan Somaliland, demikian pernyataan bersama tersebut.

Pada 26 Desember 2025, Israel secara mengejutkan menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland, wilayah separatis Somalia, sebagai negara berdaulat.

Somaliland, yang hingga bulan lalu belum memperoleh pengakuan resmi dari negara manapun sejak menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.

Pemerintah Somalia menolak mengakui Somaliland sebagai negara merdeka, menganggapnya sebagai bagian integral dari wilayahnya, serta memandang setiap kesepakatan atau keterlibatan langsung dengan wilayah tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan persatuan negara.

Baca juga: UA kecam pengakuan Israel atas Somaliland, desak segera dicabut

Baca juga: Somalia peringatkan risiko konflik Israel di Tanduk Afrika

Baca juga: Somaliland bantah isu Palestina dan pangkalan militer Israel

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |