Surabaya (ANTARA) - Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah mengatakan fase playoff musim kompetisi 2026 akan menggunakan format best of five mulai dari babak utama hingga final guna meningkatkan kualitas pertandingan dan daya tarik kompetisi.
Babak playoff akan dimulai pada Sabtu, 23 Mei 2026 dengan melibatkan delapan tim terbaik dari total 11 peserta.
"Sistem pertandingan mempertemukan peringkat pertama melawan peringkat kedelapan, peringkat kedua menghadapi peringkat ketujuh, dan seterusnya,” kata Junas usai menyaksikan pertandingan Pacific Caesar melawan Hangtuah Jakarta di GOR Pacific Caesar Surabaya, Minggu.
Ia menuturkan perubahan format tersebut menjadi bagian dari upaya IBL dalam menghadirkan persaingan yang lebih kompetitif pada fase penentuan juara.
Menurut dia, penerapan format best of five diambil agar kompetisi menyuguhkan pertandingan yang lebih berkualitas dengan jumlah laga lebih banyak, sehingga antusiasme suporter semakin meningkat dan perjalanan tim menuju final menjadi lebih menarik.
Selain peningkatan kualitas kompetisi, pihaknya juga menargetkan penguatan unsur hiburan pada musim mendatang melalui inovasi oleh klub-klub peserta.
Baca juga: Dirut IBL sebut Surabaya jadi contoh pengembangan basket nasional
“Sejumlah tim sekarang mulai berlomba menghadirkan atraksi tambahan, mulai dari pembagian hadiah hingga pertunjukan performa, untuk meningkatkan pengalaman menonton bagi suporter di arena pertandingan,” ucapnya.
Junas berharap aspek hiburan pada musim depan berkembang lebih baik karena menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam kompetisi bola basket profesional.
Dia menilai upaya Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dalam mendorong kompetisi di berbagai level telah berjalan baik.
Menurut dia, kompetisi mulai dari komunitas, tingkat sekolah menengah atas, mahasiswa, hingga kelompok usia muda menjadi fondasi penting bagi perkembangan basket profesional di masa depan.
Menurut dia, semakin banyak anak yang menonton dan bermain basket akan menjadi faktor penting dalam mencetak pemain profesional.
"Tentunya bisa membuka peluang lahirnya lebih banyak talenta potensial dari Surabaya," tuturnya.
Baca juga: Kesatria bungkam pemuncak klasemen Pelita Jaya 84-71
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































