Harga bensin AS tembus level tertinggi sejak 2022, dampak konflik Iran

4 hours ago 1

Washington (ANTARA) - Harga rata-rata bensin di Amerika Serikat pada Jumat mencapai level tertinggi sejak Juli 2022, menurut data asosiasi otomobil Amerika AAA yang dikutip RIA Novosti.

Satu galon (3,8 liter) bensin jenis Regular naik lebih dari 9 sen dalam sehari dan kini mencapai 4,392 dolar AS (setara Rp76.000 dengan kurs 1 dolar AS=Rp17.300).

Menurut laman Badan Informasi Energi AS eia.gov, bensin jenis Regular yang dipasarkan di Abang Sam memiliki nilai oktan paling rendah yaitu 87 dibandingkan dua jenis yang lain yaitu Midgrade (89-90) dan Premium (91-94).

Sejak dimulainya operasi militer terhadap Iran, harga tersebut telah meningkat sebesar 1,41 dolar AS.

Rekor baru tercatat di California, di mana harga per galon mencapai 6,06 dolar AS (Rp104.800). Empat negara bagian lain—Washington, Oregon, Nevada, dan Hawaii—juga melampaui ambang 5 dolar AS.

Hanya di 13 negara bagian harga bensin masih di bawah 4 dolar AS per galon, dengan Georgia kini menjadi wilayah dengan harga termurah, yakni 3,802 dolar AS (Rp65.700) per galon, menggantikan posisi Oklahoma.

Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Sedangkan pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata dua pekan.

Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil, sementara AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran sambil memperpanjang gencatan senjata.

Eskalasi konflik di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sehingga mendorong kenaikan harga energi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Harga BBM di California tembus 6 dolar, tertinggi di AS

Baca juga: Hanoi akan uji coba larangan sepeda motor berbahan bakar bensin

Baca juga: Harga bensin dan solar di Selandia Baru melonjak tajam pada Maret 2026

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |