Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena bergerak cepat merespons gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah utara Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8).
Gubernur Melki Laka Lena di Kupang, Sabtu, mengatakan, pihaknya terus menerima laporan dari para kepala daerah dan berbagai pihak di wilayah Flores terkait kondisi pascagempa. Pemerintah Provinsi NTT langsung melakukan koordinasi untuk memastikan perkembangan situasi di berbagai daerah terdampak.
“Sejak pagi tadi kami mendapat informasi dan dikontak dari pimpinan daerah di Flores dan berbagai kalangan di Flores yang menyampaikan kejadian gempa yang terjadi di Mbay,” ujarnya.
Menurut Gubernur Melki, koordinasi terus dilakukan bersama para bupati, wakil bupati, serta jajaran pemerintah daerah di seluruh daratan Flores. Pemerintah daerah juga terus bergerak melakukan penanganan awal dan memastikan kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
“Sejak pagi tadi, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, para bupati, wakil bupati dan berbagai jajaran yang ada di Flores. Kami cek berbagai kondisi yang terjadi dan juga para bupati dan wakil bupati se-daratan Flores juga terus memimpin penanganan kejadian gempa Flores,” kata Melki Laka Lena.
Gubernur Melki menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTT juga telah berkoordinasi dengan Forkompimda NTT juga dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk mendapatkan dukungan penanganan bencana.
“Kami juga sudah koordinasi dengan Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PU, Menteri Perhubungan, Mensesneg, dan Mendikdasmen. Rencananya besok, Minggu (16/8), Kepala BNPB bersama tim akan masuk di Flores untuk menangani fase awal dan terus membantu masyarakat di Flores,” ujarnya.
Melki Laka Lena menyampaikan dukungan dari Pihak Kepolisian dan TNI yang telah menyiapkan personel untuk dikerahkan ke wilayah Flores guna mendukung proses penanganan dan membantu masyarakat terdampak.
Adapun Personil Polda NTT, personil TNI AD dari Korem 161/Wira Sakti Kupang, Personil TNI AL Komando Daerah Angkatan Laut VII , serta personil TNI AU Lanud El Tari telah dikerahkan untuk mendukung proses penanganan dampak gempa di wilayah Flores serta membantu masyarakat terdampak.
“Kami juga dapat informasi dari Kapolda NTT, Pak Danrem, juga dari Dankodaeral VII dan Danlanud AU El Tari Kupang yang sudah siapkan tim untuk dikerahkan ke Flores untuk membantu penanganan di Flores,” katanya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































