Dudung buka Football Seven League cari bibit unggul ke kejuaraan dunia

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Indonesia Football Seven Federation sekaligus Kepala Staf Kepresidenan RI Dudung Abdurachman resmi membuka Football Seven League di Brilian Stadium, Jakarta, Sabtu (2/5).

Ajang ini menjadi momentum penting dalam pembangunan ekosistem sepak bola sekaligus menjadi wadah penjaringan talenta untuk Tim Nasional Football Seven Indonesia yang akan bertanding di kejuaraan dunia.

“Hari ini adalah momen penting bagi kita semua. Kita membuka Football Seven League, sebuah kompetisi yang bukan hanya tentang pertandingan, tetapi tentang mimpi perjuangan dan masa depan sepak bola Indonesia,” kata Dudung sebagaimana keterangan yang diterima, Minggu.

Dudung menjelaskan bahwa liga ini diikuti oleh 26 klub terbaik yang telah melalui proses panjang yang kompetitif melalui sistem kualifikasi, promosi, dan degradasi dari ribuan klub di tanah air.

Baca juga: Dudung targetkan Timnas Football 7 Indonesia berjaya di Roma

Terdapat tiga kategori utama yang dikompetisikan pada edisi kali ini, yaitu Liga antarkomunitas dan profesional, Corporate Super League antarperusahaan, dan Liga khusus untuk wanita.

“Ini menunjukkan bahwa Football Seven dibangun dengan fondasi yang serius, terbuka dan berkelanjutan. Ini adalah penyelenggaraan yang keempat dan setiap tahunnya kita terus bertumbuh,” ucapnya.

Dia menegaskan kompetisi ini membawa misi besar membawa Indonesia ke kancah global.

"Masa kita tidak bisa mendapatkan tujuh orang saja dari sekian juta penduduk Indonesia yang bisa ditampilkan di pentas dunia," ujarnya.

Talenta-talenta unggul ini dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia di Milan, Italia, yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Sebagai bentuk keseriusan untuk mencapai standar global, Football Seven Indonesia juga telah resmi menghadirkan pelatih berkelas dunia Shin Tae-yong sebagai penasihat pelatih tim nasional.

Terkait pengembangan pemain, Dudung menyampaikan pesan penting dari Shin Tae-yong bahwa kemampuan teknis pemain sepak bola Indonesia sebenarnya sudah sangat bagus. Namun, ada dua aspek krusial yang harus terus dibangun.

"Pesan kepada kita, yang pertama kata Shin Tae-yong itu adalah disiplin. Kedua adalah mental," pesannya pada para atlet. Dia berharap kompetisi ini mampu memupuk sportivitas, daya juang, kreativitas, dan mental generasi muda Indonesia.

Baca juga: Shin Tae-yong berharap dapat transfer ilmu ke F7 Indonesia

Ke depannya, ajang penjaringan bakat ini tidak hanya akan terpusat di ibu kota. Dudung memastikan bahwa tim pencari bakat akan melakukan tur ke berbagai daerah untuk mencari putra-putra daerah terbaik agar skuad timnas benar-benar merepresentasikan seluruh wilayah Indonesia.

Saat ini kompetisi telah bergulir di lebih dari 10 kota dan ditargetkan untuk terus diekspansi hingga 50 kota melalui sistem regional.

"Mari kita jadikan Football Seven League sebagai rumah bagi mimpi-mimpi besar dan sebagai jalan menuju prestasi Indonesia di panggung dunia. Kita tidak hanya bermain, kita sedang membangun masa depan," pungkasnya.

Baca juga: Shin Tae-yong jadi penasihat teknik timnas Football 7 Indonesia

Baca juga: Football AI Pro bantu analisis pertandingan 48 tim di Piala Dunia 2026

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |