DPR minta polisi konsisten tindak tegas pelaku kriminal melawan

1 month ago 9
Saya melihat tindakan polisi sudah tepat dan terukur, karena dilakukan terhadap residivis yang melawan petugas saat ditangkap

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian tidak ragu mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan yang melawan petugas saat proses penangkapan, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan kepatuhan terhadap prosedur.

Pernyataan itu disampaikan Sahroni dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin, menyusul penangkapan dua residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi menggunakan senjata api di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

Keduanya ditangkap di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, dan polisi mengambil tindakan tegas setelah pelaku melakukan perlawanan.

Baca juga: Komisi III: Perkuat deteksi dini terhadap potensi teror

Polisi juga menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api yang berisi lima butir peluru kaliber 9 milimeter.

"Saya melihat tindakan polisi sudah tepat dan terukur, karena dilakukan terhadap residivis yang melawan petugas saat ditangkap. Dalam situasi seperti ini, keselamatan anggota di lapangan harus menjadi prioritas. Apalagi pelaku diduga memiliki senjata api, sehingga ancamannya nyata, baik bagi petugas maupun masyarakat di sekitar lokasi," ujar Sahroni.

"Selama dilakukan sesuai SOP, tindakan tegas seperti ini memang diperlukan," ujar dia menambahkan.

Menurut dia, aparat penegak hukum perlu mengambil langkah antisipatif ketika menghadapi pelaku kriminal yang memberikan perlawanan, terutama jika terdapat potensi ancaman terhadap keselamatan petugas maupun masyarakat.

Baca juga: Polisi tangkap residivis curanmor bersenjata api di Pesanggrahan

Sahroni menegaskan tindakan tegas harus tetap dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga penegakan hukum berjalan dengan tetap menghormati aturan yang berlaku.

"Pokoknya ke depan, polisi jangan ragu mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan yang melawan petugas, baik pelaku curanmor, begal, bandar narkoba, geng motor, maupun pelaku kriminal lainnya," kata Sahroni.

" Yang terpenting, seluruh tindakan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai prosedur. Negara tidak boleh kalah oleh pelaku kejahatan yang menggunakan kekerasan atau senjata untuk melawan aparat," ujar dia menutup.

Baca juga: Polisi tangkap pencuri motor yang bawa senjata "airsoft gun" di Jakut

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |