DKI manfaatkan peringatan kemarau untuk percepat pengerukan kali

3 weeks ago 16

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memanfaatkan peringatan cuaca kemarau panjang dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mempercepat proses pengerukan kali di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemanfaatan peringatan itu dilakukan sebagai upaya persiapan menghadapi musim hujan pada September 2026.

“Jakarta, mulai pertengahan April ini diprediksi BMKG curah hujannya menurun, ada El Nino sampai September. Maka, Pemerintah Jakarta akan konsentrasi untuk melakukan pengerukan kali dan normalisasi sungai,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Pusat, Jumat.

Pada Jumat pagi, Pramono sempat meninjau pengerukan Kanal Banjir Barat pada segmen Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy), di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Proses pengerukan itu ditargetkan rampung dalam jangka waktu satu tahun. Menurut Pramono, pengerukan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis mengurangi risiko banjir di Jakarta.

Baca juga: Pengerukan Kanal Banjir Barat ditargetkan rampung dalam setahun

Kanal Banjir Barat memiliki lebar bervariasi antara 30 hingga 100 meter, dengan total rencana volume pengerukan mencapai 179.269 meter kubik.

Pekerjaan pengerukan itu pun dibagi menjadi tiga segmen, yakni Pintu Air Manggarai hingga Stasiun Karet sepanjang 3.543 meter, Stasiun Karet hingga Pintu Air Karet sepanjang 686 meter, serta Pintu Air Karet hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy) sepanjang 3.850 meter.

Saat ini, pengerukan difokuskan pada segmen ketiga sepanjang 3.850 meter, dengan target volume sekitar 165.381 meter kubik.

Ke depan, hasil pengerukan itu akan terintegrasi dengan program normalisasi sungai, khususnya di aliran Sungai Ciliwung dan Kali Krukut.

Dengan demikian, aliran air menuju laut diharapkan semakin lancar sehingga potensi banjir dapat ditekan.

“Kalau ini berhasil, aliran air ke laut akan semakin cepat. Tantangannya memang saat terjadi rob, air tetap tertahan. Namun, ini bagian dari upaya besar kita untuk mengendalikan banjir,” ungkap Pramono.

Baca juga: Warga harus dilibatkan dalam upaya mitigasi banjir

Baca juga: DKI pastikan pengendali banjir berfungsi optimal antisipasi banjir

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |