Jakarta (ANTARA) - Sederet peristiwa menghiasi Jakarta pada Kamis (8/1), mulai dari demo buruh hingga kenaikan tarif Transjakarta yang ditunda demi menjaga daya beli masyarakat.
Simak kembali sejumlah berita pilihan untuk Anda berikut ini.
1. Pramono sebut demo buruh di Patung Kuda bukan terkait UMP Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Kamis bukan merupakan protes terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta melainkan daerah lainnya.
“Sebenarnya yang didemo bukan UMP-nya Jakarta, UMP daerah lain, tetapi dilaksanakan di Jakarta. Kenapa dilaksanakan di Jakarta? Ya, memang istananya ada di Jakarta,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Pusat, Kamis.
2. Kenaikan tarif Transjakarta ditunda demi jaga daya beli masyarakat
Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga menyatakan kenaikan tarif Transjakarta ditunda demi menjaga daya beli masyarakat.
"Kenaikan itu ditunda karena atas permintaan pemerintah pusat. Ini pasti lebih kepada pertimbangan situasi ekonomi yang kurang kondusif," kata Nirwono dalam Diskusi Catatan Transportasi Awal Tahun 2026 "Menjaga Keberlanjutan Layanan Angkutan Umum di Tengah Efisiensi Anggaran" di Jakarta, Kamis.
3. 1.659 personel dikerahkan untuk layani unjuk rasa buruh di Jakpus
Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) mengerahkan sebanyak 1.659 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dalam unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah buruh serta elemen masyarakat lainnya di daerah setempat pada Kamis.
"Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Kamis.
4. Pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said diharapkan kurangi macet
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike berharap agar pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, dapat menjadikan ibu kota semakin rapi dan bebas dari macet.
“Komisi D pastinya berharap pembenahan jalan-jalan protokol pada tahun 2026 ini menjadikan Jakarta lebih rapi, indah dan tidak terjadi macet," ujar Yuke di Jakarta, Kamis.
5. Pengelola perbaiki tembok Pasar Induk Kramat Jati yang jebol
Pengelola Pasar Induk Kramat Jati memastikan segera melakukan perbaikan pada tembok pembatas antara area pasar dengan permukiman warga yang jebol akibat tumpukan sampah.
"Terhadap kondisi tembok yang jebol itu, kami akan lakukan perbaikan setelah pengempesan tumpukan sampah ini dilakukan," kata Manager Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































