Dishub DKI ajak berbagai pihak bahas penataan parkir di ibu kota

1 day ago 4

Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta mengajak perwakilan komunitas pengemudi ojek online, operator transportasi daring, Gojek dan Grab, PT Blue Bird Tbk, Green SM, komunitas keselamatan berkendara, hingga kepolisian membahas penataan parkir di ibu kota.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, penataan parkir dan peningkatan keselamatan berkendara memerlukan keterlibatan seluruh pihak agar solusi yang dihasilkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga fungsi jalan.

“Penataan parkir perlu diiringi dengan penyediaan alternatif yang lebih baik bagi para pengemudi sehingga ketertiban di jalan dapat terwujud tanpa mengabaikan kebutuhan mereka dalam melayani masyarakat,” kata Budi di Jakarta, Jumat.

Sebagai tindak lanjut dari kolaborasi tersebut, Dinas Perhubungan bersama seluruh mitra akan menyelenggarakan Seminar Safety Driving yang diikuti sekitar 200 pengemudi dari berbagai operator taksi dan ojek online.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman mengenai budaya berkendara yang aman, tertib, dan saling menghormati di jalan, sehingga dapat mendukung keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

Baca juga: 2.000 pelajar ikuti "Jakarta Road Safety Festival 2026" di Ancol

Selain memperkuat edukasi keselamatan berkendara, pertemuan tersebut juga membahas sejumlah inisiatif untuk mendukung penataan parkir di Jakarta.

Di antaranya penyediaan shelter bagi pengemudi ojek online di kawasan gedung perkantoran, serta kajian mengenai relaksasi parkir yang saat ini masih dibahas bersama operator transportasi daring dan pengelola gedung sebagai salah satu opsi untuk mendukung aktivitas naik dan turun pengemudi juga penumpang tanpa menggunakan badan jalan.

Pada lokasi-lokasi yang dikelola Dinas Perhubungan, penyediaan shelter juga terus didorong. Salah satu fasilitas yang telah tersedia berada di Terminal Terpadu Pulo Gebang sebagai shelter bagi pengemudi.

Ke depan, hasil kolaborasi dengan berbagai pihak tersebut juga diharapkan dapat diwujudkan melalui penyediaan shelter di kawasan gedung-gedung di Jakarta.

“Dalam waktu dekat, akan dilakukan pembahasan dengan pihak pengelola gedung juga operator ojek online dan operator angkutan penumpang. Akan ada peresmian shelter ojek online, yang merupakan hasil inisiasi bersama Grab di Wisma Kosgoro dalam waktu dekat ini,” ungkap Budi.

Baca juga: DKI upayakan ada ruang parkir bagi ojol di kawasan komersial

Baca juga: Kantong parkir yang memadai dinilai jadi tantangan di Jakarta

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |