Jakarta (ANTARA) - Federasi Bola Basket Amerika Serikat (USA Basketball) diperkirakan menunjuk Mark Daigneault, JB Bickerstaff, dan Mark Few untuk masuk menjadi staf atau asisten pelatih tim nasional guna mendampingi Erik Spoelstra selaku pelatih kepala.
Laman Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), Rabu, menyatakan Daigneault dan Bickerstaff yang masing-masing melatih di Oklahoma City Thunder dan Detroit Pistons, serta Few dinilai sebagai pilihan tepat untuk membantu membangun skuad Paman Sam menuju Piala Dunia FIBA 2027 dan Olimpiade Los Angeles 2028.
Spoelstra sebelumnya telah ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas setelah sempat menjadi asisten dari Steve Kerr pada periode sebelumnya, yang berakhir dengan keberhasilan meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
USA Basketball menyebut, penunjukan staf baru ini menjadi bagian dari regenerasi kepelatihan.
Baca juga: FIBA umumkan 20 negara peserta Piala Dunia 3x3 2026 di Polandia
Daigneault datang setelah membawa Thunder menjadi salah satu kekuatan utama NBA dalam beberapa musim terakhir.
Sementara Bickerstaff sukses mengangkat performa Detroit Pistons dan memperoleh pengakuan luas atas hasil yang diraih timnya musim lalu. Sedangkan di sisi lain, Few merupakan salah satu pelatih tersukses di level bola basket perguruan tinggi bersama Gonzaga.
Dia juga memiliki pengalaman bersama USA Basketball, termasuk menjadi bagian dari staf kepelatihan yang meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Spoelstra sebelumnya menyatakan bahwa membangun budaya tim dan kesinambungan program kepelatihan menjadi aspek penting dalam menjaga dominasi Amerika Serikat di panggung bola basket internasional.
Oleh sebab itu, keterlibatan sejumlah pelatih NBA menjadi modal paling mendasar untuk membangun skuad yang berkelanjutan.
Baca juga: FIBA ubah sejumlah aturan dan soroti persiapan Piala Dunia 2027
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































