Cak Imin menghadap Prabowo lapor soal kemiskinan hingga lapangan kerja

2 hours ago 6
Hari ini saya akan melaporkan semua tanggung jawab pekerjaan saya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, mulai dari mengatasi kemiskinan, program-program pemberdayaan dan target-target penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan produktivitas UMKM

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menghadap Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, untuk melaporkan sejumlah program kerja, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penciptaan lapangan kerja.

"Hari ini saya akan melaporkan semua tanggung jawab pekerjaan saya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, mulai dari mengatasi kemiskinan, program-program pemberdayaan dan target-target penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan produktivitas UMKM," kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Cak Imin menyampaikan, pemerintah terus mendorong kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program 1.001 titik pasar rakyat guna membantu pelaku UMKM memperoleh pasar yang lebih bergairah.

Baca juga: Cak Imin ajak BUMN ikut siapkan PMI bersaing di pasar global

Selain itu, kata dia, pemerintah juga menyalurkan subsidi pelatihan dan memperluas akses permodalan bagi UMKM.

Dia mengatakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus meningkat dan akan terus ditingkatkan. Dalam waktu dekat, sebanyak 1.000 pelaku UMKM di Bali akan menerima KUR.

"Alhamdulillah, KUR terus meningkat dan kita akan terus tingkatkan KUR untuk UMKM kita. besok pagi, 1.000 UMKM akan menerima KUR di Bali," ujarnya.

Lebih lanjut, Cak Imin mengatakan dirinya juga akan melaporkan perkembangan program SMK Go Global yang ditujukan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lulusan SMK di luar negeri, terutama bagi lulusan dari kelompok desil 1 atau daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi.

Baca juga: Menko Muhaimin: Perlindungan pekerja fondasi ekonomi berkelanjutan

Terkait pengentasan kemiskinan, Cak Imin mengatakan pemerintah terus menangani persoalan judi daring. Penerima bantuan sosial yang diketahui menggunakan bantuan untuk judi daring akan dicoret dari daftar penerima bantuan sosial.

"Sampai hari ini terus kita atasi, ya. Langsung yang menggunakan bantuan sosial untuk judol, langsung otomatis dicoret dari penerima bantuan," kata dia.

Selain itu, dia menambahkan, pemerintah juga menyiapkan program “10 juta bekerja dan 10 juta naik kelas” untuk memperkuat pertumbuhan UMKM dan mendorong lahirnya kelas menengah yang lebih kuat.

"Kita punya program 10 juta bekerja dan 10 juta naik kelas. Salah satunya agar UMKM kita tumbuh dan melahirkan kelas menengah yang kuat, yang tumbuh," katanya.

Baca juga: Kejar target nol miskin ekstrem, pemerintah petakan 88 kabupaten/kota

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |