Jakarta (ANTARA) - Pertunjukan cahaya drone menambah semarak perayaan tahun baru di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.
Setelah hitung mundur pergantian tahun, sejumlah drone bercahaya melambung di langit Kota Tua.
Mata ribuan pengunjung pun seketika tertuju kepada drone-drone itu. Segera setelah cahaya drone-drone memunculkan bentuk-bentuk tertentu, pecah pula decak kagum pada pengunjung. Ribuan gawai pun "dihunuskan" demi mengabadikan momentum itu.
Adapun bentuk-bentuk yang ditampilkan beragam, mulai dari Monas, gedung-gedung pencakar langit, tulisan Tahun Baru 2026 dan masih banyak bentuk lainnya.
Baca juga: Ada doa untuk Sumatra dalam perayaan malam tahun baru di Kota Tua
Pertunjukan itu semakin memanjakan para pengunjung lantaran diiringi oleh alunan instrumen yang sesuai.
Selama sekitar 15 menit pertunjukan cahaya drone, para pengunjung nampak tak henti menengadah.
Sebelumnya, doa lintas agama mewarnai malam perayaan pergantian tahun di kawasan cagar budaya Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.
Beberapa menit sebelum 2025 berakhir, sejumlah tokoh agama diundang ke atas panggung untuk memimpin doa seturut keyakinan masing-masing.
Baca juga: Prabowo ingatkan warga Tapsel agar hormati alam saat malam tahun baru
Dalam doa-doa lintas agama tersebut, permohonan untuk tahun 2026 yang lebih baik diselipkan. Selain itu, ujud bagi korban bencana di Sumatera juga turut dihaturkan.
Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 23.54 WIB, ujud doa ditampilkan pada muka bangunan Museum Fatahillah, termasuk ujud bagi korban bencana di Sumatera.
Ribuan pengunjung yang sedari awal bersorak-ria mengikuti alunan musik pun seketika mengikuti alunan doa.
Baca juga: 1.000 petugas gabungan dikerahkan awasi malam tahun baru di Jakbar
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































