BPBD: Hujan ekstrem picu banjir di Jakarta, drainase "overload"

4 weeks ago 5
Sehingga itu overload walaupun rutin dibersihkan petugas Badan Air dan ini pula yang mengakibatkan sejumlah lokasi masih tergenang sampai saat ini

Jakarta (ANTARA) - Curah hujan yang ekstrem sehingga tidak dapat terbendung lagi oleh saluran drainase dinilai menjadi pemicu besarnya dampak banjir yang merendam tiga kota di Provinsi Jakarta dalam dua hari terakhir.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta Mohamad Yohan dalam siaran daring Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bertajuk Teropong Bencana yang diikuti di Jakarta, Kamis.

Yohan menjelaskan curah hujan yang sangat deras sehingga disebut hujan ekstrem yang mengguyur Jakarta dan daerah sekitarnya dalam dua hari terakhir memiliki intensitas lebih dari 300 milimeter (mm) per hari.

Sementara data yang pihaknya terima mendapati kalau saluran drainase yang ada di Jakarta saat ini hanya memiliki kapasitas daya tampung maksimal sebesar 150 mm per hari.

Baca juga: BMKG ungkap penyebab hujan deras landa Jakarta beberapa hari terakhir

"Sehingga itu overload walaupun rutin dibersihkan petugas Badan Air dan ini pula yang mengakibatkan sejumlah lokasi masih tergenang sampai saat ini," kata dia.

Yohan menyebutkan hasil tinjauan yang dilakukannya bersama dengan tim reaksi cepat BPBD Jakarta mendapati sampai dengan pukul 14.00 WIB siang tadi banjir masih menggenangi 34 RT di Kota Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur dengan ketinggian muka air 25-50 sentimeter.

Sementara masih ada satu ruas jalan di kawasan Cakung-Cilincing, Kelurahan Sukapura, Jakarta Timur, yang masih tergenang dengan ketinggian air semata kaki orang dewasa.

Baca juga: BPBD terus upayakan penanganan banjir di Jakarta

Kondisi genangan air itu juga lambat surut, kata dia, karena adanya banjir rob di pesisir Jakarta akibat fase pasang laut maksimum akibat fenomena bulan baru dan Perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi sebagaimana dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Terlepas dari itu BPBD Jakarta memastikan lebih kurang 1.944 warga yang terdampak banjir sudah mendapatkan pelayanan maksimal mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan, air bersih, kesehatan, hingga termasuk pengungsian yang layak.

Adapun salah satu pengungsian yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berada di lingkungan Rumah Susun Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

"Tim petugas masih bersiaga ada kemungkinan hujan ringan pada malam dan dini hari nanti di Jakarta Barat dan Jakarta Timur, juga di Kepulauan Seribu," kata Yohan.

Baca juga: Mensos pastikan kebutuhan logistik korban banjir Jakarta terpenuhi

Baca juga: Mensos tinjau dapur umum & posko bantu warga terdampak banjir Jakarta

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |