BI Bengkulu konversi limbah uang rusak dua ton per bulan jadi listrik

2 days ago 4

Bengkulu (ANTARA) - Bank Indonesia Provinsi Bengkulu mengirimkan limbah racik uang kertas sekitar dua ton setiap bulan untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik melalui kerja sama dengan PT PLN.

"Rata-rata per bulan kita meracik uang mungkin sekitar dua ton dan limbahnya dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat di Bengkulu, Rabu.

Dia mengatakan limbah racik tersebut berasal dari proses pemusnahan uang yang sudah tidak layak edar setelah kembali dari peredaran masyarakat.

Menurut Wahyu Yuwana, limbah racik merupakan hasil penghancuran uang rusak atau lusuh yang tidak dapat digunakan kembali dalam transaksi.

Baca juga: PLN IP bersama BI perluas pemanfaatan limbah uang kertas untuk PLTU

Limbah racik uang dari Bank Indonesia Bengkulu dikirim ke pembangkit listrik milik PT PLN Nusantara Power di Muara Enim, Sumatera Selatan. Dia mengatakan hasil uji laboratorium menunjukkan limbah racik uang memiliki kualitas daya bakar yang cukup tinggi.

"Kualitas limbah racik ini setara sekitar 80 persen batu bara sehingga daya bakarnya sangat baik," kata dia lagi.

Wahyu Yuwana menyebutkan setiap satu kilogram limbah racik uang mampu menghasilkan sekitar satu kilowatt energi listrik ketika digunakan sebagai bahan bakar pembangkit.

Bank Indonesia Bengkulu sebelumnya telah mengirimkan sekitar sembilan ton limbah racik uang pada tahap awal kerja sama tersebut. Dari jumlah tersebut energi listrik yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar 9.000 kilowatt.

Baca juga: BI Bali olah limbah uang kertas jadi medali lomba lari

Pemanfaatan limbah racik uang tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dari proses pemusnahan uang sekaligus memberikan nilai tambah dari limbah yang dihasilkan. Limbah kata dia dapat diolah dengan pola "zero waste".

Bahkan, abu sisa pembakaran dapat diolah menjadi produk bernilai manfaat seperti batako, roster, hingga paving block yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |