Basarnas cari tiga korban hilang usai bencana Pulau Siau-Sulut

2 days ago 2

KOTA MANADO (ANTARA) - Basarnas Sulawesi Utara (Sulut), melanjutkan pencarian tiga korban hilang akibat bencana banjir bandang yang menghantam beberapa permukiman di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, pada Senin (5/1) dini hari.

"Jadi ada tiga korban yang hilang. Kami masih melanjutkan pencarian bersama pihak terkait," kata Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng di Manado, Rabu.

Ketiga korban yang sementara dalam pencarian yaitu, Adris Pianaung dan Leon Pianaung (warga Desa Bahu) dan Claiton Tatambihe (warga Desa Laghaeng).

Nuriadin mengatakan, kesulitan mencari warga yang dilaporkan hilang usai bencana adalah material lumpur yang menutupi lokasi pencarian cukup tebal bercampur batu-batuan.

Selain itu, ada juga lokasi yang jaraknya cukup jauh sehingga harus berjalan berkilo-kilometer untuk menjangkau tempat kejadian.

"Kami terus dibantu dengan para pihak, TNI dan Polri serta masyarakat dalam melaksanakan pencarian korban hilang," ujarnya.

Nuriadin menambahkan, setelah bencana banjir bandang Pulau Siau, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado menurunkan 16 personel beserta alat utama pencarian dan pertolongan (SAR).

Alat utama yang dikerahkan meliputi satu unit truk personel, satu unit kendaraan D-Max double cabin, dua unit motor trail, tenda posko lengkap dengan peralatan posko.

Selain itu, peralatan medis, drone termal, peralatan evakuasi, peralatan ekstrikasi, serta peralatan urban SAR guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.

Tim SAR juga terus mencari dan membuka akses menuju wilayah yang terisolir akibat banjir bandang, guna mempercepat proses penanganan, pencarian, dan evakuasi korban di lokasi terdampak.

Baca juga: Banjir bandang terjang sejumlah permukiman di Pulau Siau-Sulut

Baca juga: BNPB: Sitaro darurat bencana, pascabanjir bandang tewaskan 16 warga

Baca juga: BNPB: Pencarian dilanjutkan sampai evaluasi tanggap darurat 8 Januari

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |