Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas bulu World Boxing Association (WBA) Nick Ball bersiap menjamu Brandon Figueroa di Liverpool, Inggris, pada Februari untuk mempertahankan gelar juara keempat kalinya.
"Kedua petinju sedang menjalani kamp latihan intensif untuk pertarungan yang dijanjikan akan menjadi pertarungan sengit," kata WBA dalam lamannya di Jakarta, Kamis.
Ball, juara WBA saat ini, akan kembali berusaha menjaga gelar juara yang direbut pada pada Juni 2024 setelah mengalahkan Raymond Ford.
Sejak itu, jagoan asal Inggris itu telah menangkis tantangan dari Ronny Ríos, TJ Doheny, dan Sam Goodman, mempertahankan sabuk juara dengan kokoh dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju elit di divisi tersebut.
Petinju berusia 28 tahun dengan tinggi 5 kaki 5 inci itu dikenal karena kemampuannya bertarung secara efektif dalam jarak dekat dan volume pukulan yang tak kenal lelah yang ia bawa ke setiap pertarungan, sifat-sifat yang membuat pertarungannya menjadi tontonan wajib.
Baca juga: Daftar juara dunia tinju WBC usai Naoya Inoue taklukkan Picasso
Sadar akan kesulitan tugas di depannya, Ball tetap bertekad untuk keluar sebagai pemenang dan mempertahankan rekor tak terkalahkannya dengan 23 kemenangan, termasuk 13 knockout (KO), dan satu seri.
Di seberang ring, Figueroa adalah mantan juara dunia dengan riwayat prestasi yang mengesankan dan telah membukukan rekor 26 kemenangan (19 KO), 2 kekalahan, dan satu hasil imbang.
Petinju Amerika Serikat berusia 29 tahun itu hanya mengalami dua kekalahan dalam karier profesionalnya, keduanya melawan Stephen Fulton, dan kini bertekad untuk merebut kembali gelar juara dunia.
Figueroa telah meraih kemenangan signifikan atas petinju seperti Luis Nery, Carlos Castro, dan Jessie Magdaleno, yang menunjukkan kedalaman prestasinya.
Dia juga memiliki keunggulan tinggi badan yang signifikan dengan tinggi 5 kaki 9 inci, namun menggabungkannya dengan gaya bertarung agresif dan menyerang yang mengandalkan pertukaran pukulan, menciptakan panggung untuk pertarungan yang penuh aksi dan intensitas.
WBA menambahkan pertarungan kedua petinju diprediksi menjadi pertarungan yang sulit diprediksi dan telah menimbulkan antusiasme besar di kalangan penggemar tinju.
Baca juga: Anthony Joshua tantang Tyson Fury setelah kanvaskan Jake Paul
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































