Badan Geologi: Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih tinggi 

7 hours ago 5

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Satria mengatakan aktivitas Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur masih tinggi ditandai kejadian awan panas guguran (APG) berulang pada periode pengamatan 1-14 Februari 2026.

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental pada Sabtu (14/2) teramati dua kali kejadian APG dengan jarak luncur mencapai 6.000 meter dari puncak ke arah tenggara," katanya dalam keterangan tertulis diterima di Lumajang, Minggu.

Selain itu, selama periode 1-13 Februari 2026, APG juga beberapa kali teramati dengan jarak luncur 2.500-4.000 meter disertai dengan aktivitas guguran material.

"Aktivitas kegempaan didominasi oleh gempa letusan, gempa guguran, gempa embusan, dan tremor harmonik. Gempa yang terekam mengindikasikan bahwa masih adanya suplai dari bawah permukaan Gunung Semeru bersamaan dengan pelepasan material ke permukaan melalui letusan dan embusan," katanya.

Baca juga: PPG Ile Lewotolok catat 3.544 kali erupsi selama dua pekan terakhir

Data pemantauan tiltmeter pada Stasiun Tiltmeter Argosuko pada komponen tadial menunjukkan adanya akselerasi/perubahan yang cepat, diinterpretasikan sebagai respons mekanik lokal pada sistem dangkal.

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi maka tingkat aktivitas Gunung Semeru tetap pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi utama agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah Jonggring Seloko," katanya.

Selain itu, masyarakat tidak boleh memasuki sektor tenggara sejauh 13 kilometer dari puncak ke arah tenggara yang dapat meluas hingga 17 kilometer di sepanjang aliran Besuk Kobokan.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Baca juga: BNPB pastikan semua pengungsi erupsi Lewotobi sudah meninggalkan tenda

Baca juga: PGA laporkan erupsi gunung Marapi sekitar 35 detik

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |