Jakarta (ANTARA) - Doa sapu jagat merupakan doa yang sering dibaca oleh umat Muslim untuk memohon kebaikan di dunia dan akhirat. Kebaikan yang dimohonkan dalam doa ini mencakup berbagai hal, seperti kesehatan, rezeki, hingga keberhasilan dalam urusan apa pun.
Doa ini berasal dari Al-Quran, tepatnya dalam Surah Al-Baqarah ayat 201, bukan dari hadits. Doa sapu jagat memiliki banyak keutamaan, terutama ketika dibaca saat itikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Selain itu, doa ini juga dapat digabungkan dengan doa-doa lainnya dan dianjurkan untuk diamalkan setelah melaksanakan sholat fardu. Rasulullah SAW. Sering kali membaca doa ini karena selain mudah dihafal, doa ini juga mengandung makna yang sangat istimewa.
Berikut adalah teks doa sapu jagat dalam bahasa Arab, latin, serta artinya, lengkap dengan keutamaan yang terkandung di dalamnya. Melansir berbagai sumber.
Baca juga: Kumpulan doa hujan dan setelah hujan reda untuk memperoleh manfaat
Bacaan doa sapu jagat yang mudah diamalkan
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana, atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina adzaban nar.
Artinya: "Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka."
Dengan memanjatkan doa sapu jagat ini memberikan ketentraman dunia terutama dengan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan makna yang luas dan keistimewaan di dalamnya untuk mendapatkan pahala.
Keutamaan doa sapu jagat
Berdasarkan buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa (2013) yang ditulis oleh Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa, doa sapu jagat memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya:
1. Terhindar dari azab neraka, memperoleh keselamatan di padang mahsyar, serta mendapatkan keringanan saat proses hisab.
2. Diberikan kemudahan dalam menjalankan segala perintah Allah SWT selama hidup di dunia.
3. Memohon keselamatan, rezeki yang halal, ilmu yang bermanfaat, serta selalu berada dalam perlindungan Allah SWT.
4. Dijauhkan dari berbagai fitnah, baik yang kecil maupun yang besar.
5. Mendapatkan pengampunan dosa dan balasan berupa surga dari Allah SWT.
6. Mengajukan permohonan kebaikan dunia sebagai sarana untuk terus beribadah kepada Allah SWT.
7. Mendapatkan manfaat dan syafaat dari Rasulullah SAW, sekaligus terlindung dari teriknya matahari saat di padang mahsyar.
Baca juga: Panduan lengkap tata Cara Shalat Jenazah: Niat dan Doa
Waktu yang tepat untuk mengamalkan
Setiap doa memiliki waktu-waktu tertentu yang dianggap mustajab untuk diamalkan agar lebih berpeluang dikabulkan oleh Allah SWT. Berikut ini beberapa waktu terbaik untuk membaca doa sapu jagat:
1. Setelah melaksanakan sholat fardhu lima waktu.
2. Saat jeda antara adzan dan iqomah atau sesudah adzan selesai dikumandangkan.
3. Ketika hujan turun, karena waktu ini adalah salah satu momen terbaik untuk berdoa, di mana hajat yang dipanjatkan lebih mudah diterima.
4. Pada sepertiga malam terakhir, waktu yang dianjurkan untuk memohon kepada Allah SWT, karena pada saat itu para malaikat turun ke bumi untuk menyampaikan doa-doa hamba yang beribadah kepada-Nya.
5. Di hari Jumat, khususnya sebelum, saat, atau sesudah shalat Jumat, waktu ini dikenal sebagai salah satu momen mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa di antara azan pertama dan kedua terdapat waktu yang sangat memungkinkan doa dikabulkan.
6. Ketika malam Lailatul Qadar, dengan melaksanakan iktikaf di masjid selama beberapa waktu atau beberapa hari guna memanfaatkan momen terbaik untuk bermunajat kepada Allah SWT.
Baca juga: Panduan lengkap Shalat Tahajud: niat, tata cara, dan doa
Baca juga: Panduan lengkap Shalat Taubat beserta niat, tata cara, dan doanya
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025