Jakarta (ANTARA) - Timnas Aljazair memuncaki Grup E Piala Afrika 2025, sedangkan Timnas Burkina Faso lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up grup setelah melewati pertandingan terakhir.
Aljazair memuncaki Grup E Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Timnas Guinea Khatulistiwa dengan skor 4-1 di Stadion Moulay Hassan, Rabat, Rabu waktu setempat, demikian catatan CAF.
Pada pertandingan ini Aljazir mengemas kemenangan berkat gol dari Zineddine Belaid, Fares Chaibi dan Ibrahim Maza, sedangkan Guinea Khatulistiwa sempat memperkecil ketertinggalannya melalui Emilio Nsue.
Berkat kemenangan ini Aljazair mengokohkan posisi mereka di peringkat pertama Grup E Piala Afrika 2025 dengan sembilan poin dari tiga pertandingan.
Di sisi lain, Guinea Khatulistiwa dipastikan gagal lolos ke babak selanjutnya setelah hanya berada di posisi juru kunci Grup E tanpa memiliki poin setelah melalui tiga pertandingan.
Baca juga: Gabon enggan pulang dari Piala Afrika 2025 dengan kepala tertunduk
Baca juga: Kamerun waspadai gaya bermain Mozambik
Sementara itu, Burkina Faso lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 sebagai runner-up Grup E setelah mengalahkan Sudan dengan skor 2-0 di Stadion Mohammed V, Casablanca, Rabu waktu setempat.
Pada pertandingan tersebut Burkina Faso mengemas kemenangan atas Sudan berkat gol yang dicetak oleh Lassina Traore dan Arsene Kouassi.
Kemenangan ini mengantarkan Burkina Faso berada di peringkat kedua klasemen akhir Grup E Piala Afrika 2025 dengan enam poin dari dua pertandingan, sekaligus lolos ke babak 16 besar.
Sebaliknya Sudan menempati peringkat ketiga klasemen akhir Grup E Piala Afrika 2025 dengan tiga poin dari tiga laga, masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar menjadi salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik.
Berikut hasil lengkap Grup E Piala Afrika 2025:
Guinea Khatulistiwa 1 - 3 Aljazair
Sudan 0 - 2 Burkina Faso.
Baca juga: Pantai Gading siap penuhi ekspektasi suporter
Baca juga: Piala Afrika 2025: Senegal lolos ke 16 besar sebagai juara Grup D
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































