Airlangga: Kerja sama ekonomi RI-Inggris berpeluang naik jadi CEPA

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Inggris melalui UK-Indonesia Economic Growth Partnership (EGP) berpeluang ditingkatkan menjadi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau comprehensive economic partnership agreement (CEPA).

Menurutnya, EGP saat ini masih merupakan tahap awal kerja sama kedua negara.

Ke depan, kemitraan tersebut dapat dikembangkan ke level yang lebih menyeluruh melalui perjanjian CEPA.

"Ini bentuk awal sudah ditandatangani, namanya Economic Growth Partnership (EGP). Nah, berikutnya tahapnya nanti kita akan upgrade menjadi separate," ujar Airlangga saat ditemui usai Indonesia Economic Summit (IEC) 2026 di Jakarta, Selasa.

Menko menjelaskan kerja sama Indonesia dan Inggris mencakup sejumlah sektor strategis yang dinilai krusial.

Sektor tersebut meliputi energi bersih dan transisi hijau melalui pengembangan teknologi ramah lingkungan serta pembiayaan energi berkelanjutan.

Selain itu, kerja sama juga menyasar sektor ekonomi digital, khususnya kolaborasi dalam inovasi teknologi dan penguatan infrastruktur digital.

Di bidang ketahanan pangan dan pertanian, kemitraan ini diarahkan untuk meningkatkan standar serta memperluas akses pasar produk makanan dan minuman.

Kerja sama juga mencakup sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk rencana pembukaan universitas Inggris di Indonesia.

Sementara, di sektor maritim, salah satu hasil konkretnya adalah komitmen investasi dalam pembuatan kapal dan pengembangan kampung nelayan.

Indonesia telah mengamankan komitmen investasi dari Inggris sekitar 4 miliar poundsterling atau setara Rp91,74 triliun (kurs Rp22.936,22/poundsterling).

Sektor maritim menjadi salah satu komponen utama dalam realisasi investasi tersebut.

Salah satu rencana investasi yang dibahas adalah pembangunan sekitar 1.500 kapal nelayan serta pengembangan kampung nelayan di Indonesia.

"Mereka (Inggris) juga akan membantu mendesain kapal mengisi kebutuhan kita yang diperkirakan 1.582 kapal melayan," tambahnya.

Baca juga: Pemerintah RI dan Inggris perkuat kolaborasi iklim setelah COP30

Baca juga: Prabowo perkuat kerja sama dagang RI–Inggris via Kadin dan BritCham

Baca juga: Indonesia-Inggris bahas penguatan kerja sama perdagangan bilateral

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |