Makassar (ANTARA) - Sebanyak 200 dokter gigi anak dari seluruh Indonesia bersatu dalam sebuah misi sosial mewujudkan senyum sehat anak-anak di Pulau Kodingareng, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang diprakarsai dan dilaksanakan langsung oleh Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) ini diwujudkan melalui giat bakti sosial Community Dental Service (CDS) bertajuk “Sailing for Smiling” yang merupakan momentum bersejarah.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tersenyum sehat," kata Ketua Panitia iiPDAC 19 Kolonel Laut (K/W) Dr drg Lusy Damayanti melalui keterangannya di Makassar, Jumat.
Pengurus IDGAI Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) sebagai motor utama penggerak kegiatan dalam serangkaian acara iiPDAC19 (The 19th International Indonesian Pediatric Dentistry Association
Conference).
Kegiatan yang dipusatkan di SDN Kodingareng ini menyasar sekitar 250 siswa kelas 1 hingga 3 sekolah dasar, yang merupakan usia emas dalam pembentukan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut.
"Kegiatan ini bukan hanya bentuk pengabdian profesi, tetapi juga wujud kepedulian kami terhadap pemerataan kesehatan gigi anak di seluruh pelosok negeri," kata dia.
Baca juga: IDGAI: Edukasi menyikat gigi secara benar penting demi kesehatan
Peran IDGAI Sulselbar yang menyusun tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan, kata drg Lusy, menunjukkan komitmen kuat organisasi dalam memperluas akses layanan kesehatan gigi anak, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan yang masih terbatas jangkauannya.
Ketua Pengurus Pusat IDGAI Iwan Ahmad Musnamirwan menekankan pentingnya kolaborasi yang menunjukkan bahwa kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak daerah terpencil di Indonesia," kata dia.
Pada kesempatan ini, para dokter gigi anak memberikan edukasi interaktif mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Keceriaan tampak jelas dari antusiasme anak-anak yang mengikuti setiap arahan dengan penuh semangat.
Selain edukasi, juga dilakukan pemberian Topical Application Fluoride (TAF) atau yang dikenal sebagai “imunisasi gigi”, sebagai langkah preventif untuk melindungi gigi anak dari risiko kerusakan sejak dini.
Kegiatan Community Dental Service (CDS) ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat Pulau Kodingareng di tengah keterbatasan akses.
Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































