WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp1,57 Triliun pada 2025, Dorong Efisiensi dan Optimalkan Kinerja Operasional

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) — PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp1,57 triliun sepanjang tahun 2025. Perolehan ini didukung oleh kontribusi dari tiga lini bisnis utama WSBP yang menjadi penggerak operasional perusahaan, yaitu segmen Beton Precast, Readymix and Quarry, serta Jasa Konstruksi.

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan berasal dari segmen Beton Precast yang mencatatkan nilai sebesar Rp740,43 miliar atau sekitar 47,2% dari total Pendapatan Usaha. Sementara itu, segmen Readymix and Quarry memberikan kontribusi sebesar Rp504,65 miliar atau 32,1%, dan segmen Jasa Konstruksi menyumbang Rp324,50 miliar atau sekitar 20,7%.

Pendapatan Usaha WSBP selama tahun 2025 dihasilkan dari kontribusi perusahaan dalam berbagai proyek prioritas di Indonesia, di antaranya Proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 2, Proyek Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3B, Proyek Pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang (Cileles– Panimbang) Fase 2 Paket 3, Pembangunan Sekolah Rakyat, serta Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura TA 2025.

WSBP terus berupaya menjaga produktivitas dan kualitas layanan melalui pengelolaan operasional yang lebih efisien dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur tanah air,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Sejalan dengan hal tersebut, WSBP juga membukukan Laba Kotor sebesar Rp274,47 miliar dengan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 17,5%, yang mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional serta optimalisasi proses produksi dan pelaksanaan proyek.

Selain itu, Perseroan terus menjalankan berbagai langkah efisiensi untuk memperkuat kinerja keuangan. Sepanjang tahun 2025, WSBP menurunkan Biaya Penjualan sebesar 27,78% secara Year-on-Year (YoY) serta menekan Biaya Umum dan Administrasi hingga 19,66% YoY. Upaya ini merupakan hasil dari implementasi strategi efisiensi biaya yang dilakukan secara konsisten di berbagai lini operasional perusahaan.

“WSBP terus mendorong strategi penguatan pasar, efisiensi dan optimalisasi proses bisnis guna menjaga stabilitas kinerja perusahaan dan memastikan keberlanjutan usaha di tengah volatilitas ekonomi global,” tambah Fandy.

Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi aset produksi, serta pelaksanaan proyek-proyek dengan skema pendanaan yang sehat. Perseroan juga konsisten menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) serta manajemen risiko yang terukur dalam setiap kegiatan operasional dan proyek, sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga keberlanjutan usaha sekaligus memperkuat peran Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |