- Jumat, 17 Juli 2026 22:29 WIB
Anggota kelompok Tani Jaya menyiram tanaman bawang merah dan cabai yang dibudidayakan di lahan bekas timbunan lumpur di Meurah Dua, Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat (17/7/2026). Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Universitas Syiah Kuala, Bank Indonesia dan kelompok tani memanfaatkan puluhan hektar lahan bekas tertimbun lumpur bencana hidrometeorologi akhir November 2025 untuk pengembangan tanaman bawang, jagung dan cabai guna menggerakkan kembali perekonomian masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/YU
Anggota kelompok Tani Jaya memanen bawang merah yang dibudidayakan di lahan bekas timbunan lumpur di Meurah Dua, Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat (17/7/2026). Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Universitas Syiah Kuala, Bank Indonesia dan kelompok tani memanfaatkan puluhan hektar lahan bekas tertimbun lumpur bencana hidrometeorologi akhir November 2025 untuk pengembangan tanaman bawang, jagung dan cabai guna menggerakkan kembali perekonomian masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/YU
Anggota kelompok Tani Jaya mengangkut bawang merah hasil panen yang dibudidayakan di lahan bekas timbunan lumpur di Meurah Dua, Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat (17/7/2026). Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Universitas Syiah Kuala, Bank Indonesia dan kelompok tani memanfaatkan puluhan hektar lahan bekas tertimbun lumpur bencana hidrometeorologi akhir November 2025 untuk pengembangan tanaman bawang, jagung dan cabai guna menggerakkan kembali perekonomian masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/YU
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































