Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memanfaatkan aplikasi IKNOW sebagai sistem pelaporan digital untuk mempercepat penanganan kebakaran permukiman dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) di kawasan IKN selama musim kemarau.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat, mengatakan masyarakat dapat melaporkan indikasi kebakaran melalui fitur tombol panik pada aplikasi IKNOW yang terhubung dengan Nusantara Command Center.
"Sistem pelaporan digital digunakan untuk penanganan kebakaran permukiman maupun karhutla yang berpotensi terjadi saat musim kemarau," kata Basuki.
Ia menjelaskan laporan yang masuk akan diterima secara waktu nyata oleh petugas di Nusantara Command Center sebagai bagian dari sistem peringatan dini.
Baca juga: OIKN kembangkan aplikasi IKNOW untuk layanan terintegrasi publik IKN
Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan polisi kehutanan dan pemadam kebakaran untuk melakukan verifikasi dan penanganan di lokasi.
"Perlindungan kawasan hutan merupakan bagian penting dari pembangunan IKN," ujarnya.
Data pemantauan Juni 2026 menunjukkan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berada di wilayah delineasi IKN mencatat 40 titik panas, sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara tidak mencatat adanya titik panas.
Memasuki Juli 2026, jumlah titik panas di Kabupaten Kutai Kartanegara meningkat menjadi 46 titik, sementara Kabupaten Penajam Paser Utara tetap mencatat nol titik panas.
Baca juga: Ratusan ribu masyarakat mendaftar kunjungi Kota Nusantara
Selain memanfaatkan teknologi, Otorita IKN terus memperkuat keterlibatan masyarakat melalui desa tangguh bencana dan kelompok masyarakat peduli api sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan dini karhutla.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga memperkuat mitigasi karhutla di kawasan IKN melalui kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan, pemerintah kabupaten, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Basarnas, serta TNI dan Polri.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur Buyung Dodi Gunawan mengatakan koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi karhutla selama musim kemarau.
Selain memperkuat koordinasi, BPBD Kalimantan Timur juga menyiapkan satu tim siaga bencana untuk mendukung penanggulangan serta memantau perkembangan titik panas di kawasan IKN.
Baca juga: Ingin ke IKN? Ini cara daftar online lewat aplikasi IKNOW
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































