Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa memastikan wisatawan yang akan berkunjung pada libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran ke kawasan Malang dan Batu di Jawa Timur dapat berwisata dengan aman dan nyaman.
“Kami ingin memastikan seluruh wahana beroperasi sesuai standar keselamatan dan dilakukan pemeriksaan secara berkala. Kenyamanan serta keamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama," kata Ni Luh dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Dalam kunjungan kerja ke Malang dan Batu pada Rabu (11/3), Ni Luh memeriksa kesiapan Bandara Abdulrachman Saleh, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, serta Jatim Park 3 seperti Dino Park, Museum Musik Dunia, serta kawasan The Legend Star. Dia juga meninjau kesiapan pelayanan publik, fasilitas kesehatan, sanitasi, hingga aspek keamanan di setiap destinasi yang dikunjungi.
Baca juga: Kemenpar tekankan pentingnya sertifikasi bagi industri pariwisata
Peninjauan itu merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pariwisata untuk memastikan kesiapan destinasi secara langsung di lapangan sehingga wisatawan dapat menikmati pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Ia menjelaskan berbagai aspek yang telah dipersiapkan antara lain keamanan jalur akses, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung wisatawan, serta mekanisme pengamanan kawasan.
Hal tersebut mencakup operasional jeep wisata di Bromo yang harus menjalani ramp check secara berkala oleh Dinas Perhubungan, penyediaan tenaga medis dan ambulans, ketersediaan informasi tiket masuk, hingga penambahan jumlah personel.
Baca juga: Kemenpar gaet wisatawan AS di Los Angeles Travel & Adventure Show 2026
Ni Luh menekankan semua komponen tersebut penting untuk menghadirkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh wisatawan. Apalagi kawasan Gunung Bromo pada masa liburan diprediksi akan dikunjungi sedikitnya lima ribu wisatawan.
"Karena itu, kelancaran aktivitas pariwisata di kawasan TNBTS bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi juga seluruh pemerintah daerah yang terlibat,” katanya.
Di Jatim Park 3 dilakukan pengecekan kondisi wahana secara berkala dan detail menjadi aspek penting untuk memastikan keselamatan pengunjung. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat kawasan taman bermain merupakan salah satu destinasi favorit masyarakat untuk berlibur bersama keluarga pada masa libur panjang, selain destinasi wisata alam.
Baca juga: Menpar sebut Cirebon miliki potensi besar jadi tujuan wisata Lebaran
Kesiapan destinasi wisata diharapkannya tidak hanya bergantung pada fasilitas internal, tetapi juga memerlukan koordinasi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
“Kementerian Pariwisata telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Pariwisata yang meminta pemerintah daerah, pengelola destinasi, serta asosiasi pariwisata untuk memastikan libur Nyepi dan Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan bagi wisatawan,” ucapnya.
Baca juga: Menpar optimistis wisnus padati destinasi wisata saat Lebaran 2026
Ia juga mengimbau wisatawan yang akan menikmati masa libur Nyepi dan Lebaran agar selalu memperhatikan informasi resmi dari pengelola destinasi maupun pemerintah daerah setempat, termasuk terkait ketersediaan kuota tiket, rekayasa lalu lintas, kondisi cuaca, hingga aturan yang berlaku di masing-masing destinasi wisata.
“Wisatawan perlu memperhatikan berbagai informasi terkait destinasi yang akan dikunjungi. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui situs maupun media sosial resmi pengelola destinasi atau pemerintah daerah. Dengan demikian, wisatawan dapat menikmati pengalaman liburan yang aman, nyaman, dan berkesan saat berkunjung ke berbagai destinasi di Indonesia,” tambahnya.
Baca juga: Wamenpar tinjau keamanan destinasi unggulan di Bali jelang Lebaran
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































