Wamenhaj tinjau Asrama Haji Pondok Gede, pastikan layanan haji lancar

1 month ago 17

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau berbagai layanan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa, untuk memastikan seluruh proses pelayanan jamaah calon haji berjalan lancar sejak keberangkatan.

“Ini kan kloter-kloter terakhir ya, kemungkinan terakhir nanti tanggal 21 Mei. Jadi hari ini saya sudah ke Pondok Gede. Alhamdulillah tidak ada isu yang berat di Pondok Gede, semuanya berjalan dengan lancar,” kata Dahnil usai peninjauan.

Dalam kunjungan tersebut, Dahnil mengecek sejumlah fasilitas, seperti layanan kesehatan, kamar ramah lansia, termasuk layanan konsumsi bagi jamaah. Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan makanan yang disediakan layak konsumsi dan tidak ditemukan persoalan kesehatan.

“Konsumsi tadi kita cek juga alhamdulillah layak dan tidak ada isu misalnya keracunan dan sebagainya. Karena itu perhatian khusus kami di Kementerian Haji dan Umrah dengan bantuan Balai Karantina Kesehatan,” ujarnya.

Wamenhaj mengatakan Asrama Haji Pondok Gede maupun asrama haji di berbagai daerah terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan kepada jamaah.

Baca juga: Saat padat, JCH diminta tak paksakan diri ke Masjidil Haram

Dahnil mengakui penyelenggaraan haji tahun ini menjadi pengalaman perdana bagi Kementerian Haji dan Umrah sebagai pelaksana langsung layanan haji sehingga sejumlah evaluasi dan perbaikan masih terus dilakukan.

“Kami percaya memang ini tahun pertama Kementerian Haji menjadi pelaksanaan langsung haji. Tapi memang harus banyak perbaikan itu terus kami kaji,” katanya.

Meski demikian, Pemerintah Indonesia mendapatkan apresiasi dari Kementerian Haji Arab Saudi dan Kerajaan Arab Saudi terkait kinerja petugas haji Indonesia.

“Mereka mengapresiasi peran-peran petugas haji kita yang tahun ini sangat inspiratif dan dedikasinya terhadap jamaah itu sangat baik dan lebih teratur,” ujar Dahnil.

Ia menegaskan apresiasi tersebut belum menjadi alasan untuk berpuas diri karena fase paling krusial dalam penyelenggaraan haji akan berlangsung pada 26 hingga 31 Mei mendatang.

Menurut dia, periode tersebut menjadi titik penting karena melibatkan mobilitas jutaan orang mulai dari hotel menuju Arafah, kemudian ke Muzdalifah, Mina, hingga pelaksanaan lempar jumrah.

“Nah proses-proses itu yang menjadi perhatian kami tadi juga persiapan dengan tim di Arab Saudi,” katanya.

Baca juga: Petugas terapkan buka tutup di Terminal Ajyad jaga keselamatan jamaah

Baca juga: Wamenhaj: Jamaah gelombang kedua harus cukup istirahat di pesawat

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |