Wamendukbangga minta SPPG tak gunakan produk pangan olahan

4 hours ago 1

Gianyar, Bali (ANTARA) -

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka meminta agar pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menggunakan produk pangan olahan atau ultra-processed food (UPF).

“UPF tidak boleh diberikan kepada balita non-PAUD (pendidikan anak usia dini), ibu hamil dan ibu menyusui dan itu kami tekankan kepada SPPG,” kata Wamen Dukbangga Isyana Bagoes Oka saat meninjau dapur SPPG Celuk II di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin.

Alasannya, pangan olahan sudah melalui banyak proses industri, sehingga pemenuhan gizi untuk makanan bergizi gratis (MBG) khususnya kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B) diharapkan dipenuhi bahan pangan segar.

Dalam kunjungannya, ia memastikan menu yang diberikan kepada sasaran lain seperti para pelajar juga dapat memenuhi gizi di antaranya protein dari daging ayam, buah dan sayur.

Sementara itu, Kepala SPPG Celuk II, I Gusti Agung Alit Mustika Dwipayana menambahkan setiap hari pihaknya memproduksi 2.719 porsi makanan yang dikerjakan oleh 43 karyawan.

MBG tersebut, lanjut dia, menggunakan bahan pangan alami dan tidak menggunakan UPF.

“Kami salurkan kepada dua TK, dua SD, dua SMK dan kepada Posyandu Banjar Celuk,” ucapnya.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Isyana Bagoes Oka (kanan) menyerahkan paket makan bergizi gratis (MBG) kepada ibu hamil di Banjar Pagutan Kaja, Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (2/3/2026). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Adapun salah satu penerima MBG kategori ibu hamil yaitu I Gusti Indah Widiari di Banjar (Dusun) Pagutan Kaja, Batubulan, Sukawati, Gianyar yang saat ini mengandung anak keempat dengan usia kandungan memasuki trimester kedua.

Setiap minggu, ibu rumah tangga berusia 31 tahun itu mendapatkan jatah dua kali MBG sejak diberikan mulai awal Januari 2026, dengan menu yang bervariasi seperti buah, jajanan, hingga lauk pauk.

“Terima kasih kepada pemerintah yang memberi MBG kepada ibu hamil semoga selalu bermanfaat karena ini meringankan,” ucapnya saat menerima kunjungan Wamendukbangga.

Dalam kesempatan itu, selain meninjau SPPG dan ibu hamil, wamen juga meninjau penyaluran MBG balita dan ibu menyusui di Kabupaten Gianyar, Bali.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |