Baznas gandeng Langit Pictures edukasi keluarga harmonis lewat sinema

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Langit Pictures Indonesia membangun sinergi pemanfaatan film sebagai media edukasi dan dakwah untuk menanamkan nilai-nilai keluarga harmonis di tengah masyarakat.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan edukasi melalui pendekatan karya sinema saat ini mampu lebih efektif dan persuasif untuk menyentuh hati masyarakat dibandingkan metode penyuluhan konvensional.

"Edukasi tentang cinta anak kepada orang tua atau sebaliknya kan tidak melulu dengan ceramah kan? Dengan film, selesai nonton orang langsung ingat ibunya. Atau bisa nanti ada film, selesai nonton orang sadar, ‘Waduh, belum zakat, infak, sedekah,’ atau selesai nonton itu ‘Waduh, banyak orang miskin ya yang perlu bantuan'," katanya.

Sodik mengapresiasi Langit Pictures Indonesia yang secara konsisten menghadirkan karya-karya sinema yang mengangkat nilai-nilai sosial dan kebaikan di tengah masyarakat.

Ia menilai film memiliki kekuatan besar dalam membangun kesadaran sosial sekaligus mendorong perubahan perilaku yang positif, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Baca juga: Baznas siapkan program unggulan, atasi kemiskinan hingga pemberdayaan

Sodik berharap kolaborasi dapat dijalin, baik untuk program jangka pendek maupun rencana jangka panjang dalam menghadirkan film-film edukatif yang mampu menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, sedekah, dan kepedulian terhadap kaum duafa.

"Pulang nonton film, kita ingin penonton langsung tersadar ‘Aduh, saya belum bayar zakat,’ atau ‘Ah, banyak orang miskin dan anak yatim yang perlu segera dibantu,’ karena dampak perubahan perilaku lewat seni peran inilah yang ingin kita capai," ujar Sodik.

Sementara sutradara film "Tak Kan Ku Biarkan Kau Menangis", Ferly Halim, menjelaskan film tersebut dirancang sebagai media edukasi kontemporer yang bertujuan menormalisasikan ekspresi kasih sayang dan hubungan yang sehat antara anak dan orang tua.

Melalui penanaman nilai-nilai keluarga yang kuat, ia optimistis film tersebut mampu menggugah kesadaran generasi muda sekaligus menjadi pemantik bagi terciptanya kemaslahatan umat yang dimulai dari lingkungan keluarga.

"Kami pengen ya, orang keluar bioskop, sesimpel telepon deh ibu," ungkap dia.

Baca juga: Baznas kerahkan tim medis & beragam bantuan bagi penyintas gempa Palu

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |