Jakarta (ANTARA) -
Kementerian Kebudayaan berupaya meningkatkan pengetahuan kaum muda tentang riwayat hidup dan keteladanan para pahlawan nasional.
"Selama dua tahun terakhir, Kementerian Kebudayaan telah melaksanakan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk mendekatkan generasi muda terhadap sejarah pahlawan," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam keterangan pers kementerian di Jakarta, Selasa.
Ia mencontohkan, Kementerian Kebudayaan tahun lalu menyelenggarakan lomba menulis surat untuk pahlawan dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan.
"Selain itu, kami juga pernah melaksanakan pemutaran lagu-lagu yang digubah oleh W.R. Soepratman di Museum Kebangkitan Nasional," katanya saat menerima kunjungan keluarga W.R. Soepratman di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.
Menteri Kebudayaan dalam pertemuan dengan keluarga komposer lagu kebangsaan "Indonesia Raya", W.R. Soepratman, membahas upaya untuk merawat peninggalan W.R. Soepratman serta meningkatkan literasi kepahlawanan generasi muda.
Dia menyampaikan bahwa nasionalisme, kreativitas, dan kegigihan W.R. Soepratman dalam menyuarakan kemerdekaan dapat menginspirasi generasi muda untuk berpartisipasi dalam upaya pemajuan kebudayaan Nusantara.
Baca juga: Kementerian Kebudayaan dukung pelestarian karya W.R. Soepratman
Menteri Kebudayaan mengemukakan perlunya penyusunan buku tentang riwayat hidup W.R. Soepratman berdasarkan silsilah keluarga dan keterangan keluarga untuk meluruskan informasi tentang sejarah hidup sang pahlawan.
"Kita juga bisa mengenang jasa Beliau dengan memugar makam W.R. Soepratman, termasuk menambahkan monumen dan mengabadikan nama W.R. Soepratman sebagai nama jalan-jalan besar Ibu Kota," katanya.
Perwakilan keluarga W.R. Soepratman, Agustiani H.S., juga mengemukakan perlunya peningkatan pengetahuan generasi muda mengenai tokoh-tokoh pahlawan nasional.
Ia mengatakan bahwa pelurusan sejarah hidup pahlawan merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai kepahlawanan.
Kementerian Kebudayaan mendukung upaya-upaya pelestarian sejarah dan budaya, termasuk promosi nilai-nilai perjuangan para pahlawan nasional kepada generasi muda.
Baca juga: Aceh Barat memperingati gugurnya pahlawan Teuku Umar
Baca juga: Museum Marsinah bisa jadi sarana edukasi bagi generasi muda
Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































