Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti mengatakan Indonesia berpotensi untuk meningkatkan ekspor produk halal seiring dengan Perjanjian Pengakuan Bersama (Mutual Recognition Agreement/MRA) sertifikasi halal oleh berbagai negara.
“Potensi tersebut terus meningkat seiring penguatan ekspor melalui Mutual Recognition Agreement atau MRA sertifikasi halal Indonesia yang telah diakui di 16 negara, serta kerja sama bilateral bidang halal dengan lima negara mitra,” kata Wamendag Roro dalam keterangan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang diterima di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut, Roro mengatakan potensi ekspor produk halal pun diharapkan mampu meningkatkan devisa negara dan memperkuat posisi Indonesia dalam sektor perdagangan produk halal.
Ia melanjutkan, Kementerian Perdagangan mencatatkan bahwa pada tahun 2024, total nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai 41,4 miliar dolar AS.
“Dengan kontribusi terbesar dari sektor makanan dan minuman sebesar 33,6 miliar dolar AS, diikuti fesyen halal senilai 6,83 miliar dolar AS, serta kosmetik halal 363 juta dolar AS,” ujar Roro.
Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan, memastikan bahwa pihaknya juga telah menjalin MRA dengan Amerika Serikat terkait penerapan sertifikasi halal.
Haikal mengatakan, perjanjian yang dilakukan bersama Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) dan Perwakilan Pertahanan Amerika Serikat (USDR) tersebut diharapkan mampu menjadi dasar pengakuan sertifikasi halal bagi produk Indonesia dan Amerika Serikat dalam perdagangan kedua negara.
“Antara Amerika (Serikat) dengan BPJPH telah terjalin kesepakatan tentang penerapan halal. Baik produk dari Amerika (Serikat) yang masuk ke Indonesia, ataupun produk Indonesia yang masuk ke Amerika (Serikat),” kata dia.
Selain perdagangan bilateral, Haikal juga menekankan penting bagi industri halal di Indonesia memiliki prospek yang sangat cerah, dengan catatan ekosistem halal diperkuat secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Baca juga: Mendag dorong optimalisasi IUAE-CEPA, genjot ekspor produk halal
Baca juga: BPJPH: Sertifikasi halal pacu produk UMK bersaing di pasar global
Baca juga: Kemendag: Ekspor produk halal ke Australia capai Rp2,5 triliun
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































